Talaud, sulutzone.com - Dalam upaya mendukung Ketahanan Pangan di wilayah binaannya, Plh Danramil 1312-05/Essang, Serma Will Briner Bee, bersama anggota Koramil, Kodim 1312/Talaud, Turut membantu pembuatan kandang Ayam Petelur. milik masyarakat bapak Edy Matta, Desa Essang, Kecamatan Essang, Kabupaten kepulauan Talaud, Jumat,(14/2/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan dalam rangka menunjang Program Pemerintah, Makan Bergizi, melalui sektor Peternakan.
“Selain menghasilkan telur sebagai sumber Protein, kotoran ayam juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang kaya akan unsur hara. Sehingga dapat meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung Perrtanian berkelanjutan,” ujar Bapak Edy Matta sebagai Pemilik Usaha Ayam Petelur ini.
Serma Will Briner Bee menegaskan kegiatan ini merupakan implementasi dari perintah Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) dalam rangka meningkatkan swasembada pangan nasional. Melalui sektor Peternakan.
“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi contoh bagi warga sekitar untuk mulai mengembangkan usaha peternakan dan pertanian terpadu di lingkungan mereka masing-masing,” dan diwilayah Koramil 1312-05/Essang pada Umumnya.
Saya, sebagai pemilik Usaha Ayam Petelur, menyampaikan banyak Terimah Kasih kepada Bapak Dandim 1312/Talaud yang ikut membantu melalui Koramil 05/Essang yang telah turut membantu kami dalam proses percepatan Penyelesaian Pembuatan kandang ayam petelur ini, semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar sehingga Bisa selesai dan bisa beroperasi dan dapat menunjuk program pemerintah MAKAN BERGIZI dalam bidang peternakan Khususnya Ayam Petelur... Dmkian ucapa Bapk.Edy Matta.
Demkian dilaporkan
Selamat Siang
Tetap Semangat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan dalam rangka menunjang Program Pemerintah, Makan Bergizi, melalui sektor Peternakan.
“Selain menghasilkan telur sebagai sumber Protein, kotoran ayam juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang kaya akan unsur hara. Sehingga dapat meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung Perrtanian berkelanjutan,” ujar Bapak Edy Matta sebagai Pemilik Usaha Ayam Petelur ini.
“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi contoh bagi warga sekitar untuk mulai mengembangkan usaha peternakan dan pertanian terpadu di lingkungan mereka masing-masing,” dan diwilayah Koramil 1312-05/Essang pada Umumnya.
Saya, sebagai pemilik Usaha Ayam Petelur, menyampaikan banyak Terimah Kasih kepada Bapak Dandim 1312/Talaud yang ikut membantu melalui Koramil 05/Essang yang telah turut membantu kami dalam proses percepatan Penyelesaian Pembuatan kandang ayam petelur ini, semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar sehingga Bisa selesai dan bisa beroperasi dan dapat menunjuk program pemerintah MAKAN BERGIZI dalam bidang peternakan Khususnya Ayam Petelur, pungkas Bapk.Edy Matta.
Artikel Terkait
Polemik Ijazah Dessy Buntuan: PT. MSA Ungkap Fakta Sebenarnya
Pelantikan Deddy Corbuzier di Tengah Pemangkasan Anggaran Besar-besaran, Segini Gaji yang Diterima Sang Mentalist
Bahu-Membahu dengan Petani, Koramil 1312-05/Essang Kepulauan Talaud Kawal Panen Padi di Talaud"
Sempat Dibantah Istana Soal Pemotongan Anggaran Hingga 50 Persen, Kepala BMKG Ungkap Dana Lembaganya Kini Terima Rp1,4 Triliun dari Rp2,8 Triliun
Sempat Muncul Kekhawatiran Penurunan Layanan Informasi, Kepala BMKG Pastikan Anggaran Pengelolaan Gempa Bumi dan Tsunami Tak Terpengaruh Efisiensi
Kilas Balik Skandal Korupsi Harvey Moeis yang Sebelumnya Divonis 6,5 Tahun hingga Dinilai Sopan, Kini Diberatkan di Tingkat Banding!
Banding-banding Spek Mobil Listrik Togg T10X Hadiah Erdogan ke Prabowo vs Garuda Limousine Kendaraan Dinas Pejabat RI
Mengapa Gas Elpiji 3 Kg di Indonesia Berwarna Hijau? Ini Sejarah dan Asal-usulnya
Telisik Kasus Oplosan Elpiji di Jakarta hingga Bekasi, Polisi Sebut Pelaku Pindahkan Isi Gas Melon ke Tabung Non-Subsidi
Mulai 2025, Ijazah Bisa Dicetak Mandiri untuk Sekolah yang Tidak Terakreditasi, Bagaimana Ketentuan Kertasnya?