Mentan Gencarkan Program Pompanisasi.

photo author
Stefanus Goni, Sulut Zone
- Kamis, 9 Mei 2024 | 18:16 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman  (Dok. Kementan)
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman (Dok. Kementan)

 

SulutZone.com - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menjelaskan bahwa program pompanisasi bisa menjadi katalis untuk memperkuat perekonomian desa dan membuatnya lebih produktif.

Menurut perhitungannya, petani bahkan bisa meraup keuntungan sebesar 15 triliun dalam satu tahun atau 150 triliun dalam 10 tahun. Selasa, (07/05/2024).

"Bayangkan, satu pompa bisa melayani 50 sampai 100 hektar. Jika 10.000 pompa masing-masing bisa melayani 50 hektar, maka total lahan yang bisa dilayani adalah 500.000 hektar. Jika lahan ini bisa menghasilkan 1,5 juta ton untuk Jawa Barat, itu berarti akan meningkatkan pendapatan petani 15 triliun per tahun. Artinya apa? Ekonomi akan bergerak di desa," ujar Sulaiman dalam apel pompanisasi di Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga: Kenaikan Yesus Kristus: Peristiwa Penting dalam Kekristenan

Menteri Pertanian menuturkan, Jawa Barat merupakan salah satu provinsi terbesar yang dapat menghasilkan produktivitas di Indonesia.

Oleh karena itu, pemasangan pompa sangat penting untuk dilakukan agar petani bisa melakukan produksi hingga 3 kali dalam setahun.

Diketahui, Jawa Barat menerima bantuan pompanisasi sebanyak 10.000 unit dan akan didistribusikan ke 27 Kota/Kabupaten.

Baca Juga: Pahlawan Nasional Indonesia: Robert Wolter Mongisidi

Diharapkan, bantuan ini dapat membantu mengairi lahan tadah hujan sehingga mampu berproduksi sesuai harapan.

"Dulu bantuan Jawa Barat adalah 4.100 unit pompa, sekarang tambahannya 2.700 unit dan kami akan menambah lagi 6.000 unit setelah semua sudah terpasang. Jadi tahun ini, Jawa Barat mendapatkan 10.000 unit, dan ini adalah jumlah terbesar sepanjang sejarah," katanya.

Mentan juga mengatakan bahwa pompanisasi adalah solusi cepat untuk mengantisipasi dampak el nino panjang yang sempat menurunkan produksi tahun lalu.

Baca Juga: Skill Memukau Marselino dan Gol Indah Rafael Struick Memeriahkan Latihan Timnas Indonesia U-23 di Paris

Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan 10.000 hektare cluster pertanian modern yang nantinya akan sejajar dengan negara maju lainnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Ali Jamil, mengatakan bahwa gerakan pompanisasi adalah solusi cepat yang bisa meningkatkan produksi nasional secara signifikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Stefanus Goni

Sumber: Kementrian pertanian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X