Sering Melihat Dekorasi Dengan Warna Merah dan Hijau di Hari Natal? Ini Alasannya

photo author
Nisar Mokoginta, Sulut Zone
- Kamis, 17 November 2022 | 19:26 WIB
Ilustrasi pohon Natal.
Ilustrasi pohon Natal.

SULUTZONE - Tidak lama lagi umat kristiani akan merayakan Hari Natal 25 Desember 2022.

Disetiap perayaan Hari Natal, kita akan melihat bermacam-macam dekorasi dengan warna merah dan hijau yang menghiasi berbagai tempat, mulai dari toko, kantor, dan rumah.

Tapi, tahukah anda? kenapa warna merah dan hijau sering menjadi pilihan ketika mendekorasi untuk menyambut perayaan Hari Natal.

Baca Juga: 6 Ide Kado Natal Menarik Untuk Anak-anak Agar Semakin Ceria

Tentunya hal tersebut bukan tanpa sebab. Tapi skema warna itu telah dikaitkan dengan liburan musim dingin yang lama, bahkan sampai berabad-abad.

Setiap hari libur besar memiliki skema warna klasik. Seperti dekorasi Halloween umumnya berwarna oranye dan hitam. Hari Valentine terkenal dengan warna merah, putih, dan merah jambu. 

Begitu juga setiap tahun ketika menjelang Hari Natal, di berbagai belahan dunia seakan bersinar dengan warna merah dan hijau.

Baca Juga: Doa Malam Kristen Sebelum Tidur, Memulihkan Dari Kelelahan Sepanjang Hari

Perayaan Hari Natal dengan nuansa merah dan hijau juga ternyata telah berlangsung selama ratusan tahun. 

Dan dikisahkan sejak orang Celtic kuno memuja tanaman holly berwarna merah dan hijau. Berdasarkan kepercayaan mereka, tanaman holly dimaksudkan untuk menjaga Bumi tetap indah selama musim dingin.

Jadi ketika orang Celtic Kuno dan budaya lain merayakan musim dingin, mereka menghiasi rumah mereka dengan holly untuk memberikan perlindungan dan keberuntungan bagi keluarganya di tahun mendatang.

Baca Juga: Ini Kumpulan Lagu Natal 2022 Terpopuler Bahasa Indonesia

Tradisi memasang dekorasi dengan warna merah dan hijau berlanjut hingga abad ke-14 ketika digunakan untuk mengecat layar rood abad pertengahan, yang merupakan partisi yang dipasang di gereja untuk memisahkan jemaat dari pendeta dan altar.

Dr. Spike Bucklow, seorang ilmuwan peneliti di Universitas Cambridge, mengatakan bahwa kebiasaan itu memengaruhi orang Victoria dalam mengasosiasikan warna dengan batas yang berbeda, sekaligus untuk menandai akhir tahun dan awal yang baru pada Hari Natal.

Terlepas dari tradisi keagamaan, ternyata orang yang mengukuhkan warna merah dan hijau sebagai warna Natal adalah Haddon Sundblom. Dikutip dari Reader's Digest, Sunbdblom adalah orang yang dipekerjakan oleh Coca-Cola untuk menggambar Sinterklas sebagai iklan perusahaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nisar Mokoginta

Sumber: Dari Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ditengah Pergumulan : Kekuatan GMIM Hanya Doa

Senin, 22 Juni 2026 | 11:42 WIB
X