Rentetan dinamika hukum dan pemeriksaan yang bergulir di markas kepolisian inilah yang disinyalir menjadi salah satu "pergumulan berat" yang melatari kerinduan para pendeta se-GMIM untuk kembali bersatu merendahkan diri, menyingkirkan perbedaan, dan memohon kekuatan dari Tuhan di atas mezbah doa.