SULUTZONE.COM – Mengawali rangkaian perayaan iman di tahun 2026, Jemaat GMIM “Solafide” Griya Sea Lestari III sukses menggelar pembukaan Hari-Hari Raya Gerejawi (H2RG) pada Sabtu (14/2/2026). Kegiatan yang berlangsung meriah ini melibatkan seluruh jemaat dari enam kolom dalam semangat kebersamaan dan pelayanan.
Rangkaian acara dibuka dengan ibadah syukur yang dipimpin langsung oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM “Solafide” Griya Sea Lestari III, Pdt. Ferdinand P. S. Tumbol, S.Th. Mengambil tema perenungan "Hitung dan Catatlah Segenap Umat", Pdt. Ferdinand menekankan pentingnya ketaatan jemaat dalam menjalankan tugas panggilan gereja.
"Makna menghitung dan mencatat adalah agar kita semua taat dan setia pada perintah Tuhan. Kita harus percaya bahwa Tuhan pasti akan memperhitungkan setiap pemberian dan pengorbanan kita dalam pelayanan," tegas Pdt. Ferdinand dalam khotbahnya.
Usai ibadah, suasana semakin semarak dengan kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh banyak anggota jemaat. Rute jalan sehat menyusuri area sekitar perumahan, menciptakan pemandangan kekompakan antarjemaat. Tak hanya itu, panitia juga menyelenggarakan sesi zumba bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, serta aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial.
Ketua Panitia Hari-Hari Raya Gerejawi 2026, Christian Pesik, mengungkapkan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan wadah untuk mempererat tali persaudaraan. Ia mengajak seluruh panitia yang telah dilantik untuk menjaga komitmen hingga akhir rangkaian kegiatan.
"Marilah kita belajar untuk tetap setia dalam pelayanan, terutama pada perkara-perkara kecil. Ini adalah wujud janji kita untuk melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh," ujar Christian di sela-sela kegiatan.
Untuk menambah antusiasme, panitia juga membagikan berbagai door prize menarik bagi anggota jemaat yang beruntung. Kemeriahan ini menjadi simbol sukacita jemaat dalam menyambut hari-hari besar gerejawi seperti Paskah hingga Natal mendatang.
Di lingkungan GMIM, perayaan Hari-Hari Raya Gerejawi merupakan tradisi sakral yang bertujuan untuk merefleksikan karya keselamatan Allah melalui Yesus Kristus. Melalui kegiatan ini, jemaat diharapkan dapat memperkuat komitmen spiritual dan memperbaharui iman di tengah tantangan zaman.
Artikel Terkait
Berkas Perkara Korupsi Dana Hibah GMIM Kembali ke Kejati Sulut, Lima Tersangka Menanti Keputusan
Mantap! Tak Hanya Urusan Peribadatan, P/KB GMIM Kakaskasen Maranatha Bergerak Bagi Beasiswa Pendidikan
RHK GMIM Senin 28 Juli 2025 : Bermegah Karena Ketabahan Dan Iman Dalam Penderitaan
Sangat Lucu! Denny Mangala Bisa Lolos dari Jerat Hukum Kasus Hibah GMIM, Malah Jadi Juru Bicara YSK
Masih Numpang di GMIM Patmos, Elryc Mosal Kaget Anggaran Pembangunan TK Negeri Bunaken Tiba-tiba Hilang dari Pembahasan
Tampil Sebagai Saksi, Ketua PDI Perjuangan Sulut Dikuliti di Sidang Dana Hibah GMIM
Victor Mailangkay: P/KB GMIM Benteng Iman dan Motor Pengerak Pembangunan Sosial-Spiritual di HUT Ke-63
Angouw-Sualang Hadiri Serah Terima BPMJ GMIM Lazarus Meras
Hadiri SMST ke-38 GMIM di Tomohon, Yulius Selvanus Ungkap Pengalaman Ini
Panitia H2RG GMIM Sion Taraitak Langowan Dilantik, Ini Pesan Pendeta