Gereja telah menjalani perjalanan panjang di tengah dunia ini. Tidak sedikit penderitaan, pergumulan, dan tantangan yang dihadapi. Namun demikian, gereja harus tetap hidup, bersaksi dan berkarya di tengah dunia ini dalam ketaatan dan kesetiaan hanya kepada Tuhan Allah. Teks ini memberikan teladan tentang bagaimana seharusnya gereja dan orang percaya hidup di tengah dunia. Hal yang paling penting adalah bahwa kita juga dapat belajar dari teladan Yesus Kristus yang menyerahkan diri-Nya taat sampai mati untuk melakukan kehendak Tuhan Allah demi menyelamatkan umat manusia dan dunia.
Perikop ini mengingatkan kita untuk tidak berpura-pura menderita atau bahkan memainkan peran sebagai orang yang menderita (playing victim), padahal dalam kenyataannya tidaklak demikian. Pengajaran tentang penderitaan hamba Tuhan dalam perikop ini adalah nubuat yang akan membawa pengampunan, pembenaran, penebusan dan penyelamatan kepada manusia. Oleh karena itu, marilah kita mengoreksi diri, dengan sikap hati yang benar, yaitu mengikuti teladan hamba Tuhan Allah yang menderita dengan mengikuti teladan Yesus Kristus. Marilah kita sabar menanggung derita dan menguatkan mereka yang menderita.
PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:
Menurut Yesaya 52:13-53:12, siapakah hamba Tuhan yang menderita itu?
Apa pemahaman saudara tentang penderitaan ? Berikan contoh!
Bagaimana seharusnya cara orang percaya menghadapi penderitaan dan tantangan kehidupannya?
NAS PEMBIMBING: Yesaya 48:10
POKOK-POKOK DOA:
Berdoa bagi jemaat yang tertekan akibat masalah dan penderitaan.
Berdoa supaya Tuhan Allah memampukan para hamba-Nya untuk mengajak umat/jemaat sabar menanggung penderitaan.
Berdoa bagi hamba Tuhan yang menderita menghadapi hidup penuh tantangan supaya kuat dan tetap taat melayani Tuhan allah.
TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: MINGGU SENGSARA III
NYANYIAN YANG DIUSULKAN:
Artikel Terkait
Pilkada Talaud 2025: Bawaslu Lantik Panwascam Essang, Kapolres Beri Dukungan Penuh
Siaga PSU Essang: Bawaslu Talaud Perkuat Pengawasan dengan Pelantikan Panwascam Baru
Wali Kota Manado Tinjau Langsung Kondisi Pemukiman dan Longsor Akibat Hujan Lebat
Sentuhan Kasih di Ramadhan Suci: Kapolres Talaud Berbagi Kebahagiaan di Beo Utara
Wawali Manado Tunjukkan Kepedulian pada Korban Longsor Malendeng
Siaga! Bendungan Kuwil Kawangkoan Meluap, Debit Air Sungai Tondano Meningkat
Brimob dan Polairud Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Manado
Dari Hati ke Hati: Polresta Manado Bantu Warga Manado Terdampak Bencana
Wali Kota dan Kapolresta Manado: Menyatu dengan Warga Terdampak Banjir
Lebih dari Penegak Hukum: Personel Polresta Manado Berbagi di Tengah Bencana Banjir