Kardinal Ayuso juga menekankan nilai yang kita bagikan dalam tradisi kita masing-masing. Beliau mengutip ajaran Buddha, "kebencian tidak pernah bisa diredakan dengan kebencian di dunia ini. Kebencian hanya bisa diredakan dengan cinta kasih," dan menasihati umat Kristiani untuk menerima pelayanan rekonsiliasi yang diprakarsai oleh Tuhan di dalam Kristus.
Sebagai penutup, Kardinal Ayuso mengingatkan kita semua bahwa kita “dipanggil untuk menemukan kembali dan menghargai nilai-nilai yang terdapat dalam tradisi kita masing-masing, untuk lebih mengenal tokoh-tokoh spiritual yang mewujudkan nilai-nilai tersebut, dan untuk berjalan bersama demi perdamaian."
Artikel Terkait
Paus Fransiskus Mendorong Dialog dan Perdamaian di Timur Tengah
Minggu Paskah III: Merenungi Kasih Setia Tuhan yang Abadi
Silahturahmi di Hari Raya Ketupat, Wenny Lumentut Disambut Hangat Warga Kampung Jawa Tomohon
RHK GMIM 18 April 2024: Pengakuan yang Tulus
Renungan Harian: Kuasai Dirimu untuk Ukuran Iman
Ari : Paskah Bersama KMK Unima Jaga Terus Kekompakan.
Lydia Wantania Launching Tahapan Pemilihan Remaja Teladan Sinode GMIM
Lydia Wantania Hadiri Tahapan Test Tertulis Retel GMIM di Beberapa Rayon
Sarkol Ajak Lewat Persitiwa Rosario di Tangsel, Hentikan Intoleransi
Kata Paus Soal Peran Gereja Tentanga Pasangan