P
SulutZone.com - Intoleransi dan kekerasan terhadap kelompok agama kembali menjadi sorotan setelah peristiwa pembubaran paksa dan penyerangan terhadap sejumlah mahasiswa Katolik yang sedang berdoa rosario di Setu, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, pada malam Minggu, 5 Mei 2024.
Dilansir dari Tribunmedan.com penangkapan empat tersangka yang terlibat dalam peristiwa tersebut telah dilakukan, seperti yang diunggah oleh Kombes Pol Ahrie Sonta Nasution, Sekretaris Pribadi (Sekpri) Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Semoga tetap menjaga toleransi untuk semua ke depannya," tulis Ahriesonta, berharap agar peristiwa serupa tidak terulang di masa depan.
Baca Juga: Kata Paus Soal Peran Gereja Tentanga Pasangan
Keempat tersangka yang ditangkap memiliki peran berbeda dalam peristiwa tersebut. Tersangka berinisial D, yang merupakan Ketua RT setempat, berperan sebagai provokator dalam peristiwa itu.
Dia meneriaki para mahasiswa yang sedang berdoa dengan nada suara tinggi dan kata-kata yang mengintimidasi.
Tersangka berinisial I berperan melakukan intimidasi dengan mendorong para korban yang menolak untuk pergi.
Baca Juga: Vatikan, Umat Kristen dan Budha Harus Bersama Membangun Perdamaian
Sedangkan dua tersangka lainnya, berinisial S dan A, membawa senjata tajam jenis pisau dan mengancam agar para korban membubarkan diri.
Kini, pisau yang digunakan para pelaku telah diamankan dan menjadi barang bukti, selain rekaman video dan beberapa kaus berwarna merah dan hitam.
Sebelumnya, beredar video yang menunjukkan sekelompok mahasiswa dari sebuah universitas swasta di Tangerang Selatan yang diduga dikeroyok dan dianiaya saat beribadah.
Baca Juga: Ketua Pemuda Katolik Sulut Tanggapi Pembubaran Rosaria di Tangsel.
Salah satu pria yang berdiri di tengah kerumunan menyatakan bahwa mahasiswa yang tinggal di Tangerang Selatan mendapat persekusi dan penyerangan dari warga.
Peristiwa ini mendapat tanggapan luas dari berbagai pihak, termasuk dari Mario Sarkol, anggota Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Tondano.
Artikel Terkait
Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono Kunjungi Kabupaten Bolsel Sulawesi Utara
Menindaklanjuti Instruksi Presiden Joko Widodo, Menteri ATR/BPN AHY Langsung Turun ke Sulawesi Utara
Justin Hubner Absen Bersama Timnas Indonesia U-23 di Playoff Olimpiade 2024
Profil Ilaix Moriba: Perjalanan Karier dari La Masia hingga Timnas Guinea
Satuan Narkoba Polresta Jayapura Kota, Menertibkan Tempat Hiburan Malam Yang Tidak Memiliki Izin Jual Miras
Sebanyak 10 Personil Polresta Jayapura Kota, Jalani Sidang Badan Pembantu Penasehat Pernikahan
Timnas Indonesia U-23 Bersiap Hadapi Guinea Tanpa Rizky Ridho dan Justin Hubner
Pemerintah Indonesia Godok Aturan Dana Pensiun untuk Atlet Penerima Medali Olimpiade
Timnas Indonesia U-23 Berjuang Hadapi Tantangan Singkat Menuju Playoff Olimpiade 2024
Berjuang Merebut Tiket Olimpiade 2024! Berikut Jadwal Timnas Indonesia U 23 VS Guinea U 23.