Kericuhan di PT GNI Morowali Utara Telan Korban Jiwa, Ratusan Personel TNI Polri Turun Kata Kapolri

photo author
Depanan Simangunsong, Sulut Zone
- Selasa, 17 Januari 2023 | 09:38 WIB
Kerusuhan maut yang terjadi di PT GNI Morowali Utara (dok, Kolase Image/Tangkapan Layar/Net)
Kerusuhan maut yang terjadi di PT GNI Morowali Utara (dok, Kolase Image/Tangkapan Layar/Net)

SULUTZONE - kericuhan maut di areal PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) Morowali Utara menelan korban jiwa, ratusan Personel TNI Polri diturunkan mengamankan lokasi.


kericuhan maut di PT GNI Morowali Utara tersebut menyita perhatian publik, dimana dikabarkan kericuhan tersebut terjadi antara pekerja lokal Indonesia dan Tenaga Kerja Asing asal China.


kericuhan maut yang terjadi pada Sabtu 14 maut tersebut juga bahkan menarik perhatian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Baca Juga: Soal Bentrokan Maut di PT GNI Morowali Utara, Kapolri; 71 Orang Diamankan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sampai membuat keterangan pers terkait kericuhan maut di PT GNI Morowali Utara tersebut.

Dalam keterangan persnya, Kapolri memastikan keamanan di kawasan PT GNI Morowali Utara, Sulawesi Tengah, pasca bentrok antar pekerja.

"Saat ini personel pengamanan dari TNI dan Polri telah diturunkan kurang lebih 548 orang dan akan kita tambah lagi dengan dua SSK Brimob dari pusat," ungkap Sigit dalam konferensi pers yang dilihat dari siaran kanal YouTube Sekretariat Presiden. Senin, 16 Januari 2023.

Baca Juga: JPU Tegaskan Tak Ada Pelecehan Seksual Dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J, Tapi Selingkuh Dengan Yosua

Dengan adanya jaminan keamanan ini, Kapolri meminta para pekerja dan masyarakat untuk beaktivitas seperti biasa. Dia mengimbau agar semua pihak tidak terprovokasi informasi bersifat hoax.

"Perusahaan smelter GNI akan memulai kegiatan operasionalnya kembali besok pagi. Tentunya ini saya imbau kepada masyarakat juga seluruh karyawan untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang belum tentu jelas kebenarannya," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Sigit menyebut bentrokan antar pekerja itu dipicu provokasi ajakan mogok kerja. Kepolisian telah mengamankan puluhan orang yang diduga melakukan perusakan sarana dan fasilitas perusahaan.

Baca Juga: Kuat Ma'ruf Dituntut 8 Tahun Penjara, Bagaimana Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi?

"Beberapa pelaku perusakan saat ini sudah diamankan, kurang lebih ada 71 orang yang diamankan. 17 orang saat ini ditetapkan sebagai tersangka," tukasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Depanan Simangunsong

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X