SULUTZONE - Ahli digital forensik Puslabfor Bareskrim Polri, Heri Priyanto membeberkan fakta soal rekaman CCTV peristiwa penembakan Brigadir J di persidangan.
Heri Priyanto dihadirkan mengungkapkan fakta soal peristiwa penembakan Brigadir J dengan menampilkan video rekaman CCTV yang berada di kompleks Polri Duren Tiga.
Dalam rekaman CCTV itu, Heri Priyanto menampilkan video rekaman CCTV ketika Ferdy Sambo turun dari mobil sebelum penembakan terhadap Brigadir J.
Saat Heri Priyanto menayangkan video rekaman CCTV itu, persidangan fokus untuk melihat apakah ketika Ferdy Sambo turun dari mobil memakai Sarung Tangan atau tidak.
Baca Juga: Bukan Main, Ferdy Sambo Sampaikan Hal Ini Menanggapi Keterangan Dari Para Ahli
Rekaman CCTV awalnya diperlihatkan video yang memperlihatkan sebuah mobil tiba di rumah dinas Duren Tiga. Heri Priyanto menyebut rekaman yang kurang jelas mungkin karena kualitas kameranya atau karena jarang dibersihkan.
“Ini blur, karena kualitas kamera Pak, yang lensanya mungkin jarang dibersihkan,” ujar Heri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Selasa, 20 Desember 2022.
“Karena memang kualitasnya itu cukup rendah dan di kameranya terlihat memang ada bayangan, yang kami duga adalah kamera tersebut blur, di bagian luarnya blur,” tambah Heri.
Rekaman CCTV memperlihatkan mobil berwarna hitam tiba di depan Rumah Duren Tiga dengan timestamp 17.07.33 dimana terlihat sosok perempuan diduga Putri Candrawathi turun dari mobil menenteng tas, serta Yosua yang memakai kaos berwarna putih.
Rekaman lalu berlanjut ke bagian dengan timestamp memperlihatkan waktu 17.09.37 di mana ada mobil lain yang tiba di Rumah Duren Tiga diiringi dengan motor Patwal. Lalu di waktu 17.10.12, rekaman memperlihatkan adanya sosok Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang berada di halaman rumah dinas tersebut.
Rekaman berlanjut dengan momen Ferdy Sambo turun dari mobil yang ditumpanginya. Saat itu ahli memfokuskan tampilan rekaman dengan cara zoom untuk melihat apakah Ferdy Sambo memakai Sarung Tangan ketika turun dari mobil.
“Saya akan coba frame per frame Pak,” ucap Heri.
Namun belum ada kesimpulan terkait tayangan karena majelis hakim menyudahi momen penayangan rekaman CCTV.
Artikel Terkait
Sia-sia! Ferdy Sambo Pasang Badan Agar Para Bawahannya Tidak Dipecat Dari Polri
Dugaan Manipulasi Data Dalam Verifikasi Faktual Partai Politik
Sejumlah Anak Buah Ferdy Sambo Terseret Kasus Pembunuhan Brigadir J, Begini Respon Mantan Kadiv Propam
Kabar Terbaru Wartawan Umbaran Wibowo yang Tiba-tiba jadi Kapolsek, Lemkapi Dukung PWI
Kisah Dokter Penerima Jenazah Brigadir J yang Berlumuran Harah: Pemeriksaan Luar dan Dalam!
Sisi Sadis Luka Tembak yang Dialami Brigadir J Diungkap Dokter Farah Primadani
Ahli Forensik Farah Primadani Ungkap Dua Luka Tembak Sebabkan Kematian Brigadir J, SADIS!
KPU RI Anulir Partai Politik Lolos Pemilu 2024, Cek Fakta Disini!
Bukan Main, Ferdy Sambo Sampaikan Hal Ini Menanggapi Keterangan Dari Para Ahli
Kamu Bertanya, Kementrian Ini Buka Peluang Lulusan SMA di Penerimaan CPNS 2023