Keempat, juga kepada Kapolri dan Institusi Polri serta rekan sejawat yang sudah terlibat dalam cerita tidak benar.
Baca Juga: Drama Gubernur Papua Lukas Enembe Berakhir dengan Penangkapan
"Kemudian menyebabkan citra Polri menjadi turun dan beberapa rekan sejawat saya harus diproses hukum," kata Ferdy Sambo.
Kelima, FS sampaikan rasa bersalah dan penyesalan kepada Presiden dan masyarakat Indonesia.
"Dimana harus tersita perhatiannya dalam perkara ini karena kesalahan saya," tutur FS.
Baca Juga: Lega! Setelah Sekian Lama Kuat Ma'aruf Akhirnya Berani Bocorkan Hal Ini Soal Ferdy Sambo
Keenam, dirinya (FS) juga sampaikan penyesalan kepada istrinya Putri Candrawathi yang saat ini harus ditahan akibat emosi menutup logika.
"Terakhir, saya menyampaikan rasa bersalah dan penyesalan karena emosi saya ini kemudian menyebabkan istri dan anak-anak saya juga harus mengalami ini. Istri saya harus ditahan dan anak-anak saya harus sendiri mencapai cita-citanya yang mulia," ungkap Ferdy Sambo dengan mata berkaca-kaca.
"Saya bersalah yang mulia, karena emosi saya yang menutup logika, saya mohon yang mulia dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) bisa menilai dengan bijak dan obyektif terhadap kesalahan saya ini," kata Ferdy Sambo.***