Negara Menciptakan Problem Pertambangan, Adian Napitupulu: Memproduksi Penjahat

photo author
Kamal Babay, Sulut Zone
- Kamis, 23 Maret 2023 | 14:09 WIB
Adian Napitupulu
Adian Napitupulu

Sulutzone.com - Adian Napitupulu bongkar problem pertambangan di Indonesia terkait perizinan.

Mulai dari carut marutnya birokrasi yang harus dihadapi oleh pengusaha Tambang dalam menjalankan bisnisnya yang berdampak munculnya ilegal mining.

"Orang sudah keluarkan uang milyaran rupiah mengurus IUP dan RKAB, hitung sana hitung sini tapi gak bisa nambang. Jadilah pelakor (penambang lahan koridor)," ucap Adian.

Baca Juga: Carut Marut Pertambangan Indonesia, Adian Napitupulu: Muncul Penambang Lahan Koridor

"Gak ada dokumen? Ada dokter (dokumen terbang). Segini kompleks permasalahan kita," tambahnya lagi.

Menurut Adian Napitupulu, ilegal mining terbilang gampang untuk penyelesaiannya karena penyelesaiannya melalui pihak berwajib.

"Ilegal itu gampang, tangkap aja. Yang ilegal-ilegal tangkap aja. Namun, yang problem saat ini yaitu Mandiodo dan Antam," ungkap Adian Napitupulu.

Baca Juga: Tahukah Kamu? Inilah Software Asal Indonesia Pertama yang Terverifikasi Internasional: Dicatat di Rekor MURI

Mandiodo merupakan perusahan yang yang memiliki 11 pemegang IUP melawan Antam yang juga pemegang IUP.

"IUP yang sebelas siapa yang keluarkan? Negara. IUP Antam siapa yang keluarkan? Negara juga. Jadi problemnya siapa? Tambang? Bukan, negara problemnya," Kata Adian Napitupulu dalam video yang diunggah di Snack Video.

Bagaimana menyelesaikan ini, orang bisa bicara sejarahnya begini dan sebagainya.

Baca Juga: Octavia Sawotong, Siswi SMKN 2 Manado Sulut Mendadak Viral Gara-Gara ini, Berikut Linknya

"Saya tidak mau bicara detail. Yang keluarkan 11 IUP ini negara. Mau namanya Bupati, Camat, Gubernur, gak penting. Siapapun dia, adalah negara," ucapnya.

Selanjutnya ada IUP Antam juga, kenapa negara tidak menyelesaikan masalah tapi bikin masalah?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Kamal Babay

Sumber: Snack Video

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X