Dua Bulan Pascabencana, Warga Aceh Tamiang Ini Bagikan Cerita Selamatkan Diri Bersama Tetangga saat Banjir Datang

photo author
admin, Sulut Zone
- Senin, 9 Februari 2026 | 13:12 WIB
Cerita warga Aceh Tamiang saat banjir mulai datang menggenangi kawasan permukiman warga. (Instagram/keila_dwi_putri_real
Cerita warga Aceh Tamiang saat banjir mulai datang menggenangi kawasan permukiman warga. (Instagram/keila_dwi_putri_real

“Khawatir jika kami tertidur, air bisa mencapai kami dan kami akhirnya melek sampai pagi,” lanjutnya.

Bertahan 12 Hari dengan Tenda di Rooftop Rumah

Terlihat dalam video tersebut, sejumlah orang berkumpul dalam tenda di rooftop dengan sekitar rumah yang sudah terendam air.

“Aku dan tetangga baik ke rooftop rumah dan bangun tenda, bawa bekal makanan dan peralatan masak yang masih bisa selamat. 12 hari kamu bertahan menunggu banjir surut,” paparnya.

Selama pascabanjir di masa awal, ia mengungkapkan bersama para tetangga mengalami krisis air bersih hingga hanya makan makanan seadanya.

“Kami bersihkan lumpur rumah masing-masing, bertahan hidup tanpa air bersih, makanan tidak steril, malam kehujanan dan panas terik di bawah tenda,” sambungnya.

“Tapi, kami semua saling bantu, saling jaga, saling kerja sama, Masya Allah,” tukasnya.

Sementara itu, saat ini Aceh Tamiang bersama dengan Aceh Tengah dan Pidie Jaya masih berstatus tanggap darurat.

Meski 3 kabupaten masih tanggap darurat, tapi Provinsi Aceh sendiri sudah mengumumkan masuk ke transisi darurat menuju pemulihan.

Tanggap darurat masih perlu diberlakukan karena masih ada wilayah yang sulit dijangkau dan kebutuhan logistik yang perlu disalurkan.
*

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tria Anggreina Kawulusan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X