Dua Bulan Pascabanjir Bandang, Kecamatan Sawang di Aceh Utara Masih Kesulitan Akses Jalan Darat

photo author
admin, Sulut Zone
- Selasa, 27 Januari 2026 | 13:02 WIB
Anak-anak di Aceh Utara kesulitan akses ke sekolah karena jalan putus. (Instagram/rully_xabian)
Anak-anak di Aceh Utara kesulitan akses ke sekolah karena jalan putus. (Instagram/rully_xabian)

Upaya Pembangunan Jalan Darurat dan Update Huntara Warga Terdampak

Di sisi lain, jembatan darurat penghubung Desa Riseh dan Dusun Cot Calang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara sudah dapat dilalui masyarakat, baik road dua maupun roda empat.

Pembangunan jembatan dilakukan oleh personel BKO Brimob Polda Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Polres Lhokseumawe.

Jembatan darurat tersebut diharapkan bisa menjadi penunjang aktivitas sehari-hari, mulai dari mobilitas warga, distribusi kebutuhan pokok, hingga kelancaran kegiatan ekonomi dan sosial.

Selain jembatan darurat, Pemkab Aceh Utara juga masih memiliki PR untuk bisa menyelesaikan pembangunan hunian sementara (huntara).

Pembangunan huntara perlu dikebut untuk bisa rampung dan ditempati oleh warga terdampak sebelum 18 Februari 2026, di mana umat Islam akan masuk bulan Ramadan.

Sementara itu, korban jiwa di Aceh Utara akibat banjir bandang dan tanah longsor November 2025 lalu menyebabkan 345 orang meninggal dunia, 6 orang masih hilang, dan lebih dari 33 ribu orang mengungsi yang tersebar di 12 kecamatan.
*

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tria Anggreina Kawulusan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X