Tak hanya warga, relawan tenaga kesehatan (Nakes) juga turut mengaku sulit untuk mendapatkan air bersih.
“Air adalah sumber kehidupan, bayangkan ada pasien rawat gimana? Dokter relawan dan nakes berjuang mengambil air di tengah hutan,” dikutip dari keterangan dari unggahan akun yang sama.
“Kalau dulu ngambil minyak ke Kem, sekarang masyarakat Samar Kilang harus mengambil air ke daerah Keken. Ada ini setengah jam untuk mengambil air minum, mandi. Luar biasa,” tukasnya.
Terlihat dari video, para nakes membawa beberapa dirigen dan bak menggunakan mobil Ambulans.
Penanganan Banjir di Bener Meriah
Dua bulan pascabanjir, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bener Meriah mencatat sebanyak 2.116 masyarakat masih mengungsi akibat banjir bandang dan tanah longsor.
Para pengungsi tersebar di lima kecamatan dari sepuluh kecamatan yang ada, yakni di Kecamatan Pintu Rime Gayo sebanyak 431 pengungsi, Timang Gajah 1.166 pengungsi, Gajah Putih 84 pengungsi, Wih Pesam 319 dan Mesidah 116 pengungsi.
Pembangunan hunian sementara (huntara) pun terus dilakukan dengan target bisa segera ditempati sebelum Ramadan.
Lebih lanjut, ada sebanyak 914 huntara yang sedang dibangun di 35 titik di 10 kecamatan, yaitu yaitu Bandar, Bener Kelipah, Bukit, Gajah Putih, Mesidah, Permata, Pintu Rime Gayo, Syah Utam, Timang Gajah, dan Wih Pesam.
*
Artikel Terkait
Layaknya Waterboom, Viral Anak-anak Bekasi Justru Asyik Main Air saat Banjir
Asah Kemampuan Bertarung, Prajurit Kodim 1312/Talaud Tempuh Uji Kenaikan Tingkat Pencak Silat Militer
Kasus IsDB Unsrat Bergulir ke Meja Hijau, Jaksa Limpahkan Berkas Eks Rektor Ellen Kumaat Cs ke PN Manado
Kejati Sulut dan PTPN I Regional 8 Resmi Jalin Kerja Sama Hukum Datun
Aroma KKN di Balik Dana Penelitian Unsrat, LMND Manado Sebut Rektor Hingga Sekretaris LPPM Tabrak Aturan
Energi Baru! Richard Karauwan, Alumni Fisip Unsrat Siap Bertarung di Pilhut Talikuran Minahasa 2026
Oknum Driver Ojol Diduga Intimidasi Pesepeda yang Sudah Berada di Jalur Khusus, Polres Jakpus Sebut Bakal Lakukan Tindak Lanjut
Warga Desa Penakir Pemalang Ungkap Detik-detik Banjir Bandang Menerjang Permukiman, Air Datang dari Sore hingga Dini Hari
Curhat Warga Aceh Tamiang, Harus Jemput Air Bersih yang Berjarak Lebih dari 1 Km untuk Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Wisata Guci Diterjang Banjir Bandang: Pipa Sampai ke Pantai Larangan hingga Kebijakan Tiket Gratis Selama Pemulihan Kawasan Terdampak