Beberapa jembatan di dalam area Guci dilaporkan putus, yaitu di Jembatan Jedor, Jembatan Kaligung Pancuran 13, dan Jembatan Gantung di area Pancuran 5.
Sejumlah infrastruktur vital yang rusak berat itu memberi dampak pada aktivitas wisata dan mobilitas warga yang kini terganggu.
Pancuran 13 dan Pancuran 5 Guci Ditutup Sementara
Sebagai langkah antisipatif, Pemerintah Kabupaten Tegal memutuskan menutup sementara dua titik wisata favorit, yakni Pancuran 13 dan Pancuran 5.
Sebagai bentuk empati kepada para pengunjung, Pemkab Tegal akan menggratiskan tiket masuk Kawasan Wisata Guci selama masa pemulihan.
Kebijakan tersebut diambil untuk menghindari kerumunan di titik rawan sekaligus memberikan ruang bagi proses penanganan darurat.
Sementara itu, penyebab banjir adalah hujan yang turun terus menerus meski intensitasnya tidak tinggi.
Pasalnya, hujan di kawasan tersebut terjadi sejak Kamis sore dan meningkat pukul 21.00 WIB, hingga berlanjut sampai dini hari.
Curah hujannya tidak ekstrem, tetapi berlangsung terus-menerus itulah yang membuat debit sungai meningkat dan akhirnya meluap.
*
Artikel Terkait
KDM Tanggapi Aduan Warga Bekasi soal Banjir di Harapan Indah: Jangan Segala Sesuatu Dibebankan ke Pemerintah
Layaknya Waterboom, Viral Anak-anak Bekasi Justru Asyik Main Air saat Banjir
Asah Kemampuan Bertarung, Prajurit Kodim 1312/Talaud Tempuh Uji Kenaikan Tingkat Pencak Silat Militer
Kasus IsDB Unsrat Bergulir ke Meja Hijau, Jaksa Limpahkan Berkas Eks Rektor Ellen Kumaat Cs ke PN Manado
Kejati Sulut dan PTPN I Regional 8 Resmi Jalin Kerja Sama Hukum Datun
Aroma KKN di Balik Dana Penelitian Unsrat, LMND Manado Sebut Rektor Hingga Sekretaris LPPM Tabrak Aturan
Energi Baru! Richard Karauwan, Alumni Fisip Unsrat Siap Bertarung di Pilhut Talikuran Minahasa 2026
Oknum Driver Ojol Diduga Intimidasi Pesepeda yang Sudah Berada di Jalur Khusus, Polres Jakpus Sebut Bakal Lakukan Tindak Lanjut
Warga Desa Penakir Pemalang Ungkap Detik-detik Banjir Bandang Menerjang Permukiman, Air Datang dari Sore hingga Dini Hari
Curhat Warga Aceh Tamiang, Harus Jemput Air Bersih yang Berjarak Lebih dari 1 Km untuk Penuhi Kebutuhan Sehari-hari