Talaud, sulutzone.com - Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Welly Titah, di dampingi Sekertaris Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud, Dr. Yohanis B. K. Kamagi, AP, M.Si, menghadiri audiensi di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf) di Gedung Sapta Pesona Jakarta pada Selasa, (9/9/2025).
Pertemuan tersebut fokus membahas strategi pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Kepulauan Talaud, dengan penekanan pada peningkatan amenitas dan aksesibilitas.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Welly Titah menyampaikan berbagai potensi pariwisata unggulan daerahnya serta upaya untuk memajukan sektot ini agar lebih berdaya saing.
Pengembangan amenitas, seperti fasilitas pendukung wisata dan peningkatan aksesibilitas, termasuk infrastruktur transportasi, menjadi poin utama diakusi untuk mendukung pertumbuhan pariwisata di Kabupaten Kepulauan Talaud.
Bupati menyatakan optimismenya bahwa kerja sama dengan Kemenparektaf akan membawa dampak positif bagi promosi dan pengembanga destinasi wisata di Kabupaten Kepulauan Talaud, sehingga dapat menarik lebih banyak wisatawan.
Pertemuan ini diharapkan manjadi langkah awal untuk mewujudkan visi Kabupaten Kepualuan Talaud, sebagai distinasi pariwisata yang maju dan berkelanjutan.
Artikel Terkait
Kontroversi Perumda Pasar Manado: Pemecatan Sepihak hingga Dugaan Korupsi
Rayakan HUT TNI AL ke-80, Polres dan Kodim Talaud Gelar Kejutan Bersama Kejaksaan di Lanal Melonguane
Air Berhenti Mengalir, Warga Pineleng Satu Menjerit: Minta Bupati Minahasa Turun Tangan
Kuatkan Sinergi, Kapolres Talaud, AKBP Arie Sulistyo Nugroho Kunjungi Polsek di Perbatasan Nanusa
Bupati Talaud Welly Titah Ikut Ziarah Peringati HUT ke-61 Provinsi Sulut di TMP Kalibata
Tumpukan Sampah Kembali 'Hiasi' Langowan, Kampung Presiden Prabowo Subianto
Reza Rumambi Kecam Pemasangan Tiang "Ilegal" yang Diduga Milik MyRepublic
Kapolres Talaud dan Ketua Bhayangkari Kunjungi Miangas, Pulau Terdepan Nusantara
Kejutan Manis dari Kodim 1312/Talaud dan Polres Warnai HUT ke-80 TNI AL di Melonguane
Polres Talaud Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Ringankan Beban Warga di Pulau Terluar NKRI