Rencana Pengadaan BPJS Untuk Hewan Di Jakarta Menuai Pro Kontra, Begini Kata Anggota DPRD DKI Dari PSI!

photo author
Marlon Mondong, Sulut Zone
- Senin, 9 Juni 2025 | 14:28 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Francine Widjojo
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Francine Widjojo

Sulutzonecom -- Rencana Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta untuk menghadirkan layanan kesehatan hewan lewat skema mirip BPJS menuai kritik.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Francine Widjojo, menyambut baik wacana tersebut, namun mengingatkan bahwa prioritas utama adalah pemenuhan layanan dasar kesehatan hewan terlebih dahulu.

Francine menilai layanan mendasar seperti keberadaan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Jakarta masih sangat minim.

“Saat ini baru satu Puskeswan yang melayani hewan domestik,” ujarnya, dikutip Senin 9 Juni 2025.

Ia mempertanyakan urgensi wacana BPJS Hewan di tengah belum meratanya fasilitas kesehatan hewan yang dapat diakses publik.

“Puskeswan yang biaya layanannya lebih terjangkau oleh masyarakat baru ada satu," katanya.

Lebih lanjut, Francine mengingatkan agar Pemprov DKI tidak terburu-buru meluncurkan program baru.

Ia menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur, regulasi, dan tenaga medis terlebih dahulu.

“Prioritasnya tetap harus pada pemenuhan layanan dasar lebih dahulu,” tegasnya.

Lebih jauh, Francine mendorong pemerintah untuk merealisasikan amanat Peraturan Menteri Pertanian Nomor 64 Tahun 2007.

Ia menekankan soal pembentukan minimal 15 Puskeswan di Jakarta sebagai langkah awal.

"Pembentukan 15 puskeswan ini merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi terlebih dahulu," pungkasnya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Marlon Mondong

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X