Sangat Berprestasi, RSUP Prof Kandou Dapat Juara "Bullying" Terbanyak dari Kemenkes

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Minggu, 4 Mei 2025 | 22:46 WIB
RSUP Prof Kandou (Ist)
RSUP Prof Kandou (Ist)

Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan adanya 2.668 aduan terkait bullying atau perundungan di lingkungan pendidikan kedokteran. Pernyataan ini disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di kompleks parlemen Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (30/4/2025).

Dari ribuan aduan yang masuk, sebanyak 632 di antaranya terbukti merupakan tindakan perundungan. "Kita ada ratusan bukti yang sudah dikumpulkan, jadi begitu kita buka di Juli 2023, pengaduan yang masuk sebanyak 2.668," kata Budi.

Lebih lanjut, Menkes menjelaskan bahwa praktik bullying ini terjadi di berbagai rumah sakit, baik yang berada di bawah naungan Kementerian Kesehatan maupun rumah sakit swasta. RSUP Kandou Manado tercatat sebagai rumah sakit Kemenkes dengan aduan tertinggi, yakni 77 kasus, disusul oleh RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dengan 55 aduan.

Baca Juga: Mayat Buruh Harian Ditemukan Mengapung di Teluk Manado, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi

Selain kedua rumah sakit tersebut, Budi juga menyebutkan sejumlah rumah sakit lain dengan jumlah aduan yang signifikan, di antaranya RSUP IGNG Ngoerah (42 aduan), RSUP Dr Sardjipto (36 aduan), RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo (32 aduan), RSUP Moh Hoesin Palembang (29 aduan), RSUP Dr Kariadi (28 aduan), RSUP H Adam Malik (27 aduan), dan RSUP Dr M Djamil (22 aduan).

Untuk kategori RSUD, rumah sakit dengan kasus perundungan terbanyak adalah RSUD Zainal Abidin Banda Aceh, Moewardi Surakarta, Saiful Anwar Malang, dan Dr Soetomo Surabaya. Sementara itu, di lingkungan rumah sakit universitas, angka aduan tertinggi tercatat di RS Universitas Diponegoro, RS Universitas Kristen Indonesia, RS Universitas Airlangga, dan RS Universitas Indonesia.

"Beberapa RS swasta juga ada, di Fakultas Kedokteran di beberapa Universitas yaitu Universitas Hasanuddin, Universitas Syah Kuala, Universitas Andalas, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, Universitas Indonesia, Universitas Sebelas Maret," tutur Budi.

"Ini data-data yang masuk ke pengaduan kita dan sudah kita saring benar-benar sifatnya adalah bullying," imbuhnya. Kementerian Kesehatan menyatakan telah mengumpulkan ratusan bukti terkait kasus-kasus perundungan ini dan akan menindaklanjuti temuan tersebut.

***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Sumber: detik.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X