Sulutzonecom -- Pendakian ke Puncak Cartensz Pyramid, salah satu puncak tertinggi di dunia, kembali memakan korban jiwa. Kali ini, dua pendaki, Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti Poegiono, dilaporkan meninggal dunia akibat hipotermia. Namun, di tengah duka tersebut, ada kabar melegakan, musisi Fiersa Besari dan rombongannya berhasil dievakuasi dengan selamat.
Kepolisian Resor (Polres) Mimika, Papua Tengah, mengonfirmasi bahwa Fiersa Besari dan rombongannya telah dievakuasi dan kini berada di sebuah hotel di Timika. Mereka tiba di basecamp sementara pada Minggu (2/3) pukul 02.07 WIT, di saat yang sama kabar duka tentang meninggalnya dua pendaki lainnya diterima.
"Saat ini Fiersa Besari dan rombongan telah berada di salah satu hotel di Timika," ungkap Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman.
AKBP Billyandha menjelaskan bahwa rombongan Fiersa Besari dan tim yang mengalami musibah berada pada tim yang berbeda. Jenazah Elsa Laksono telah berada di RSUD Mimika, sementara jenazah Lilie Wijayanti Poegiono masih dalam proses evakuasi. Kedua jenazah rencananya akan diterbangkan ke Jakarta pada Senin (3/3).
Tragedi ini menjadi pengingat betapa ekstremnya tantangan pendakian di Puncak Cartensz. Cuaca yang sangat dingin dan perubahan kondisi yang cepat dapat membahayakan nyawa pendaki.
Artikel Terkait
Gerak Cepat PMI Sitaro Pada Letusan Gunung Ruang
Gempa Guncang Gunung Kidul, Tak Berpotensi Tsunami
TPS Loksus Pengungsi Gunung Ruang Jadi Fokus Khusus KPU Sulut
Gunung Lewotobi di Flores Meletus, 9 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia
Dua Polisi dan Bidan Bantu Ibu Hamil Melahirkan di Tengah Pengungsian Gunung Lewotobi
Badan Geologi : Gunung Lokon Siaga, Masyarakat Diminta Waspada
7 Gunung di Indonesia yang Tutup Pendakian di Awal Tahun 2025: Rencanakan Petualanganmu Lain Waktu!
4 Fakta Terkini Pendaki Viral Naik Gunung Marapi di Sumbar hingga Bikin Jalur Wisata Ditutup Permanen
OJK Turun Gunung! Edukasi Generasi Muda demi Menangkal Investasi Ilegal
Polsek Bunaken Amankan Kegiatan Tumpa Cycle Challenge 2025 di Tahura Gunung Tumpa