7 Gunung di Indonesia yang Tutup Pendakian di Awal Tahun 2025: Rencanakan Petualanganmu Lain Waktu!

photo author
Redaksi, Sulut Zone
- Kamis, 23 Januari 2025 | 08:02 WIB
ilustrasi gunung (Pinterest)
ilustrasi gunung (Pinterest)

sulutzone.com -- Para traveler dan pendaki gunung, ada informasi penting nih! Awal tahun 2025 ini, beberapa gunung populer di Indonesia menutup jalur pendakiannya untuk sementara waktu. Penutupan ini beragam alasannya, mulai dari cuaca ekstrem yang membahayakan, pemulihan ekosistem yang penting untuk menjaga kelestarian alam, hingga pembenahan jalur pendakian demi kenyamanan dan keamanan pendaki.

Yuk, simak daftar gunung-gunung yang tutup pendakian di awal tahun 2025 ini, agar rencana petualanganmu tidak terhambat:

1. Keindahan Rinjani Beristirahat: Tutup Hingga April 2025

Gunung Rinjani yang memesona di Lombok, Nusa Tenggara Barat, akan menutup total jalur pendakiannya mulai 1 Januari 2025 hingga 2 April 2025. Penutupan ini mencakup seluruh jalur resmi, yaitu:

  • Jalur Senaru (Lombok Utara)
  • Jalur Torean (Lombok Utara)
  • Jalur Sembalun (Lombok Timur)
  • Jalur Timbanuh (Lombok Timur)
  • Jalur Tetebatu (Lombok Timur)
  • Jalur Aik Berik (Lombok Tengah)

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) mengambil keputusan ini karena potensi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat, angin kencang, banjir, tanah longsor, dan puting beliung yang sering terjadi di awal tahun. Keselamatan pendaki adalah prioritas utama.

Baca Juga: Cerpen : Dari Gerobak Dorong ke Gedung Pencakar Langit

2. Tambora Memulihkan Diri: Penutupan Tanpa Batas Waktu

Gunung Tambora, juga di Nusa Tenggara Barat, ikut menutup seluruh aktivitas wisata dan pendakian mulai 2 Januari 2025. Penutupan ini berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan. Hujan deras disertai angin kencang dan potensi badai menjadi alasan utama penutupan. Selain itu, penutupan ini juga memberikan kesempatan bagi alam Taman Nasional Tambora untuk beristirahat dan memulihkan diri.

3. Semeru Beri Waktu untuk Alam: Tutup Hingga Pertengahan Januari

Gunung Semeru di Jawa Timur, gunung tertinggi di Pulau Jawa, menutup jalur pendakiannya dari tanggal 2 hingga 19 Januari 2025. Awalnya direncanakan hingga tanggal 16, namun diperpanjang beberapa hari. Cuaca ekstrem yang sering melanda kawasan ini di awal tahun menjadi pertimbangan utama demi keselamatan pendaki.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Demokrasi: Dari Athena Kuno Hingga Era Modern

4. Gede Pangrango: Pemulihan Ekosistem Hingga Akhir Maret

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di Jawa Barat juga menutup kegiatan pendakian mulai 25 Desember 2024 hingga 31 Maret 2025. Selain cuaca ekstrem, penutupan ini juga bertujuan untuk pemulihan ekosistem di kawasan gunung.

5. Halimun Salak: Istirahat Panjang untuk Hutan dan Pendaki

Gunung Halimun Salak di Sukabumi, Jawa Barat, menutup jalur pendakiannya sejak 7 Desember 2024 hingga waktu yang belum ditentukan. Penutupan ini disebabkan oleh cuaca ekstrem dan kebutuhan pemulihan ekosistem hutan di jalur pendakian, meliputi jalur Cidahu, Pasir Reungit, Cimalati, dan Ajisaka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Sumber: idntimes

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X