Gempa Guncang Gunung Kidul, Tak Berpotensi Tsunami

photo author
- Senin, 26 Agustus 2024 | 21:49 WIB
Peringatan Gempa dari BMKG (ist)
Peringatan Gempa dari BMKG (ist)

SULUTZONE -- Malam ini, Senin (26/8/2024), Gunung Kidul, Yogyakarta, diguncang gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,8.

Getaran gempa terasa kuat, membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.

Gempa terjadi pukul 19.57 WIB dan berpusat di laut, sekitar 95 km barat daya Gunung Kidul.

Baca Juga: Golkar Sah Usung Miky Wenur-Cherly Mantiri di Pilkada Tomohon 2024

Kedalaman gempa tercatat 30 km, menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Gempa Mag:5.8, 26-Agu-24 19:57:42 WIB, Lok:8.78 LS,110.27 BT (95 km BaratDaya GUNUNGKIDUL-DIY), Kedlmn:30 Km, tdk berpotensi tsunami," tulis BMKG di akun media sosial X.

Meski terasa kuat, BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Baca Juga: Jelang Pilkada 2024, KPU Talaud Matangkan Proses Pendaftaran dan Pemeriksaan Kesehatan Calon

Skala MMI: Seberapa Kuat Getarannya?

Skala Modified Mercalli Intensity (MMI) digunakan untuk mengukur kekuatan gempa berdasarkan dampak yang dirasakan. Berikut penjelasan skala MMI dan dampaknya:

I MMI:
Getaran gempa tak terasa, kecuali oleh beberapa orang dalam kondisi sangat tenang.

Baca Juga: KPU RI Keluarkan PKPU Terbaru Terkait Syarat Pencalonan Cakada

II MMI:
Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda ringan seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI:
Getaran terasa nyata di dalam rumah, seperti sensasi naik truk yang berjalan.

IV MMI:
Getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah, beberapa orang di luar rumah. Gerabah pecah, jendela dan pintu berderik, dinding berbunyi.

Baca Juga: Bawaslu Gelar Sidang Sengket Balon Perseorangan JA-JT

V MMI:
Hampir semua orang merasakan getaran, orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang dan benda besar bergoyang.

VI MMI:
Semua orang merasakan getaran, banyak orang terkejut dan lari keluar. Plester dinding jatuh, cerobong asap pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI:
Semua orang keluar rumah, kerusakan ringan pada bangunan kokoh. Bangunan kurang kokoh mengalami retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. Getaran terasa oleh orang yang sedang naik kendaraan.

Baca Juga: Kongres NasDem Digelar, Jokowi Hadiri Pembukaan, Anies dan Bahlil Beri Semangat

VIII MMI:
Kerusakan ringan pada bangunan kokoh, keretakan pada bangunan kurang kokoh, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

IX MMI:
Kerusakan pada bangunan kokoh, rangka rumah tidak lurus, banyak keretakan. Rumah bergeser dari pondasi awal, pipa dalam rumah putus.

X MMI:
Bangunan kayu yang kuat rusak, rangka rumah terlepas dari pondasi, tanah terbelah, rel melengkung, tanah longsor di sungai dan tanah curam.

Baca Juga: Inter Milan Bertekad Pertahankan Tahta, Calhanoglu: Kami Haus Kemenangan!

XI MMI:
Bangunan sedikit yang masih berdiri, jembatan rusak, lembah terbentuk. Pipa dalam tanah tidak berfungsi, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

XII MMI:
Hancur total, gelombang tampak di permukaan tanah. Pemandangan gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Belum Ada Laporan Kerusakan

Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan akibat gempa yang mengguncang Gunung Kidul.

Baca Juga: Persib Gagal Menang, Arema Tahan Imbang di Bandung

Namun, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.

Tim SAR dan BPBD setempat telah diterjunkan untuk memantau situasi dan memberikan bantuan jika diperlukan.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik. Hindari bangunan yang rapuh dan pastikan jalur evakuasi tetap terbuka.

Baca Juga: Garuda Asia Menang Tipis Atas India di Laga Uji Coba

Semoga situasi kembali normal dan tidak ada korban jiwa akibat gempa ini.

***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: David Lombogia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X