Dari acara pembukaan hingga penutupan, akan diisi dengan berbagai suguhan budaya dan kuliner khas.
"Para delegasi akan merasakan sepenuhnya pengalaman Indonesia, mulai dari suara, rasa, aroma, hingga sentuhan," kata Sandiaga.
Berakhirnya World Water Forum 2024 diharapkan akan memberikan efek berganda bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif, mendorong terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja baru yang berkualitas. Seluruh sektor UMKM juga akan merasakan dampak positif dari forum ini.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Tertinggal 0-1 dari Guinea dalam Playoff Olimpiade 2024
"World Water Forum juga akan menjadi sarana promosi bagi pemerintah untuk mencapai target-target pariwisata dan ekonomi kreatif pada tahun 2024," kata Menparekraf Sandiaga.
Diharapkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara antara 9,5 hingga 14,3 juta orang dapat tercapai.
Dengan berbagai persiapan dan kegiatan yang telah direncanakan, World Water Forum 2024 di Bali diharapkan tidak hanya menjadi sebuah forum diskusi internasional, tetapi juga menjadi ajang promosi yang efektif bagi kekayaan sumber daya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.
Artikel Terkait
Menteri Pertanian Ajak Wartawan Bantu Awasi Pendistribusian Pupuk Subsidi
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Rencanakan Pembangunan Klaster Pertanian Modern di Jawa Barat
Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono Kunker di Washington DC
Dinilai Berhasil, Indonesia Diminta Berbagi Kunci Sukses di Konferensi Tanah Bank Dunia
Indonesia Siap Sajikan Ragam Seni dan Budaya di World Water Forum ke-10 di Bali
Menparekraf Luncurkan Platform FIFTY untuk Pembiayaan Teknologi Finansial Pelaku Parekraf
Jelang World Water Forum ke-10: 440 Mobil Listrik Tiba di Bali
Persiapan Optimal Bali untuk World Water Forum ke-10, Ini Yang Disiapkan
Simak Bentuk Wonderful Indonesia Corner Dari Kemenparkraf
Menparekraf Mengungkap Keuntungan Berinvestasi di Indonesia pada AIM Congress 2024