"Ini sangat bagus, sangat bagus kualitasnya. Oleh karena itu, harusnya minimal Rp4.200 dibelikan dan tidak boleh dibiarkan menjadi Rp3.600," katanya.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Muljady Mario, menjelaskan bahwa sejauh ini produksi jagung di wilayahnya mencapai 1,7 juta pertahun dimana rata-rata sentra mengalami kenaikan.
Tahun 2023-2022 akhir misalnya, Gorontalo menyumbang angka ekspor tertinggi secara nasional.
Baca Juga: Thomas Tuchel: Perjalanan dari Bayern Munich ke Premier League
"Dari kuota 200 ribu ton, kita 80 ribu ton angka ekspornya. Jadi dari sisi produksi kami sudah sangat bagus," katanya.
Mengenai hal ini, Muljady menyampaikan terimakasih atas perhatian Presiden Joko Widodo dan jajaran Kementerian Pertanian yang terus mendukung jalannya produksi jagung.
Salah satunya dukungan pemerintah terhadap pupuk yang saat ini mampu dipenuhi secara baik.
"Alhamdulillah kami mendapatkan kemampuan alokasi dengan perjuangan Pak Menteri. Tadinya kita hanya mendapatkan 56 ribu ton, sekarang mencapai 89 ribu ton urea. Tentu masyarakat Gorontalo mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri yang sudah memperjuangkan agar kuota tambahan pupuk ini bisa bertambah di Gorontalo," jelasnya.
Keberhasilan produksi jagung lokal tidak terlepas dari peran serta semua pihak, baik pemerintah, Bulog, maupun petani sendiri.
Baca Juga: Simak Program The Power Of Emak-emak Kemenparekraf
Dengan kolaborasi ini, diharapkan kesejahteraan petani dapat terus meningkat, dan Indonesia dapat terus mandiri dalam memenuhi kebutuhan jagung di dalam negeri.
Artikel Terkait
Bentrok dengan Polisi, Petani Kalasey Dua Minahasa Berjuang Hentikan Eksekusi Lahan: Ini Kronologisnya!
Petani Kalasey Dua Minahasa Berjuang! LBH Manado: Warga yang Lari ke Hutan Belum Terkonfirmasi
Berjuang Hentikan Eksekusi Lahan, Begini Kronologis Petani Kalasey Dua Minahasa Bentrok Dengan Aparat
Mahasiswa Asal Universitas ini Turun Aksi Bersama Petani Kalasey Dua Minahasa Bela Hak Atas Lahan Diduga Milik
Pasca Bentrok Petani Kalasey Dua Minahasa dan Aparat Polisi, LBH Manado: Ibu-Ibu Mengalami Trauma
Ibu-ibu Alami Trauma, Mahasiswa dan Warga Lari ke Hutan Pasca Bentrok Petani Kalasey Dua Minahasa dan Aparat
2 Tuntutan Petani di Desa Kalasey Dua Minahasa Terkait Hak Tanah
Petani Kalasey Dua Minahasa Kembali Sampaikan Tuntutan Melalui LBH, SOLIPETRA, YLBHI: Dugaan Pelanggaran HAM
Sangadi Pindol: Yang Diganti Lahan Pertanian bukan Hanya Tanaman: Berdasarkan SK KLHK
Bambang Soesatyo Apresiasi Mentri Pertanian Amran Sulaiman