Tomohon, sulutzone.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menambahkan kasus flu Singapura yang memprihatinkan di Indonesia.
Di tengah gelombang varian influenza yang mulai menyebar, ia mengimbau masyarakat untuk memperkuat daya tahan tubuh, Kamis (28/03/2024).
Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya menjaga kesehatan tubuh sebagai langkah utama dalam mencegah ancaman penyakit tersebut.
“Data yang kita lihat memang ada varian baru tapi itu bukan varian yang mematikan seperti Flu Burung,” ujar Budi Gunadi
Diketahui per Maret 2024 kementrian kesehatan telah mencatat 5000 kasus flu Singapura.
Flu Singapura: Lebih dari Sekadar Flu Biasa
Flu Singapura, juga dikenal sebagai Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut, bukanlah flu biasa.
Dibawa oleh Coxsackievirus dan Human Enterovirus 71 (HEV 71), penyakit ini dapat menyerang siapa saja, dari anak-anak hingga orang dewasa.
Dengan gejala yang mirip dengan cacar air, seperti demam tinggi dan ruam pada mulut, tangan, dan kaki, serta penularan yang cepat, penyakit ini memerlukan perhatian khusus dari masyarakat.
Tantangan dalam Penanggulangan Flu Singapura
Meski kasusnya terus terjadi, belum ada pengobatan khusus untuk flu Singapura. Pasien hanya diberikan obat yang sesuai dengan keluhannya, seperti antiperik pereda nyeri dan air putih untuk menurunkan suhu tubuh.
Baca Juga: Viral!! Kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia, Simak Faktanya
Kementerian Kesehatan menekankan pentingnya pencegahan dengan menjaga kebersihan dan daya tahan tubuh.