Sulutzone - Kecanggihan teknologi modern kini menghadirkan inovasi baru lewat taksi terbang.
Taksi terbang elektrik Midnight di Georgia, dihadirkan lewat kemitraan Stellantis dengan Archer Aviation.
Informasi taksi terbang elektrik itu dikabarkan CarsCoops pada Kamis 5 Januari 2023.
Baca Juga: Hadir Sebagai Saksi Mahkota, Ferdy Sambo Kebingungan Tak Pegang KTP Saat di Minta Hakim
CarsCoops mengatakan bahwa Midnight adalah sebuah pesawat lepas landas dan mendarat vertikal (eVTOL) listrik, yang telah dirancang untuk membawa penumpang, dilansir ANTARA.
Kapasitas taksi terbang elektrik Midnight, memuat 4 orang dan seorang pilot di dalamnya.
Namun Midnight diperkirakan akan hanya memiliki daya jangkau sejauh 161 km.
Meski begitu, perusahaan telah mencatat pesawat tersebut telah dioptimalkan untuk perjalanan jarak pendek back-to-back sekitar 20 mil (32 km), dengan waktu pengisian sekitar 10 menit.
Berdasarkan ketentuan perjanjian terbaru, Stellantis akan berkontribusi dalam hal teknologi dan keahlian manufaktur canggih.
Selain itu disiapkan personel berpengalaman, dan modal untuk kemitraan.
Baca Juga: Marak Permainan Lato-Lato! Benarkah Berasal Dari Indonesia? Simak Penjelasanya
Pembuat mobil itu juga akan bekerja dengan Archer di sebuah fasilitas manufaktur mereka yang berlokasi Covington, Georgia dimana Midnight dijadwalkan untuk mulai diproduksi pada tahun 2024.
Pengumuman tersebut juga mengungkapkan bahwa tujuan Stellantis adalah untuk "memproduksi massal pesawat eVTOL Archer sebagai produsen kontrak eksklusifnya." Akibatnya, Stellantis menjadi produsen pesawat terbang.