Sulutzone -Pesepak bola Argentina Lionel Messi menegaskan tekadnya untuk tak menyiakan peluang dalam kesempatan kelima untuk menggenggam trofi Piala Dunia 2022.
Messi di usianya yang ke 35 tahun, semakin dekat untuk mengakhiri kariernya yang sarat dengan trofi Piala Dunia.
Messi bersama squadnya, kini memasuki putaran semifinal setelah mampu mengalahkan Belanda di babak adu penalti.
Baca Juga: Gagal Prediksikan Brazil, Ronaldo Alihkan Dukungan ke Prancis
Messi yang haus akan trofi Piala Dunia, bersikeras ingin memanfaatkan apa yang bisa menjadi pekikan kegembiraan terakhirnya di panggung dunia di Qatar 2022.
"Ini mungkin Piala Dunia terakhir saya, kesempatan terakhir saya untuk meraih impian besar yang kita semua miliki," kata Messi kepada wartawan di Doha Senin, seperti dikutip AFP, dilansir ANTARA.
“Saya tidak tahu apakah ini momen paling bahagia saya, tapi saya merasa luar biasa. Saya lebih tua, lebih dewasa, saya ingin memanfaatkan segalanya, menjalaninya dengan intensitas maksimal dan menikmati setiap momen yang saya miliki.
Baca Juga: Pele Motivasi Neymar Yang Mengaku 'Hancur Secara Psikologis'
"Hari ini saya lebih menikmati semuanya. Sebelumnya saya tidak memikirkan hal itu.
"Usia membuat Anda melihat sesuatu secara berbeda dan membuat detail kecil menjadi lebih penting: hal-hal yang sebelumnya tidak Anda anggap penting."
Sayangnya menjadi pemenang tujuh kali Ballon d'Or itu secara luas dianggap sebagai salah satu dari dua pemain terhebat di generasinya bersama Cristiano Ronaldo dari Portugal, belum bisa menyamai sesama ikon Argentina Diego Maradona, yang pernah membawa trofi Piala Dunia Meksiko 1986.
Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Pelatih Fernando Santos Jadikan Cristiano Ronaldo Sebagai Cadangan
Namun dibalik raihan itu, pelatih Argentina Lionel Scaloni mewaspadai ekspektasi yang terlalu tinggi dan pujian sebagai salah satu favorit juara.
"Tim favorit utama biasanya tidak menjuarai Piala Dunia. Ada tim-tim hebat, tidak kurang dari delapan atau 10 yang bisa menjuarai Piala Dunia, kebanyakan dari Eropa.
Tambah lagi Amerika Selatan belum mampu mencapai final akhir-akhir ini, selain Argentina pada 2014.