Sulutzone - Perancis adalah Tim pertama yang mengantongi tiket 16 besar, setelah berhasil menundukan lawan-lawannya.
Perancis yang terkenal dengan strategi permainan cepatnya, tak berdaya menghadapi Timnas Tunisia yang menjadi lawan terakhir di Fase Group.
Meskipun pertandingan kali ini, tidak lagi berpengaruh pada posisi Perancis, namun akhirnya Kylian Mbappe, Antoine Griezmann dan Ousmane Dembele harus di turunkan, walapun mungkin rencana pelatih tidak memasang pemain andalanya, untuk persiapan laga penting 16 besar.
Baca Juga: Lolos 16 Besar, Tendangan 2 Gol Timnas Argentina Patahkan 'Kesialan' di Laga Pembuka Fase Group
Meski telah Full Tim, juara bertahan tersebut tidak mampu berbuat banyak dan harus tumbang dengan skor 0-1 pada pertandingan terakhir Grup D melawan Tunisia, di Education City Stadium, Al Rayyan, Qatar, Rabu malam ini.
Ironis memang, sukses besar ini tak bisa menghantarkan Tunisia pada putaran 16 besar dari Piala Dunia 2022.
karena saat bersamaan Australia juga membuat kejutan dengan menjungkalkan Denmark 1-0 sehingga menjadi pendamping Prancis ke 16 besar.
Baca Juga: Viral! Pesan Bunda Corla: Kerja tapi gak Makan Enak, Percuma!
Tunisia finis pada posisi ketiga dengan 4 poin setelah sekali menang, sekali seri dan sekali kalah, sedangkan Denmark yang difavoritkan menjadi pendamping Prancis dari grup ini ke 16 besar menduduki urutan terakhir dengan 1 poin setelah dua kali kalah dan sekali seri.
Pemain kelahiran Prancis Wahbi Khazri mencetak gol semata wayang dalam laga Prancis melawan Tunisia ini.
Khazri mencetak gol kemenangan pada menit ke-58 setelah mengelabui bek-bek Prancis. Dia membuat Tunisia mencatat kemenangan ketiga dalam enam turnamen Piala Dunia yang diikuti Tunisia.
Baca Juga: Video Viral Wanita Mengaku Sebagai Ratu Adil Imam Mahdi, Netizen Beda Pendapat
Pelatih Prancis Didier Deschamps kemudian memasukkan Kylian Mbappe, Antoine Griezmann dan Ousmane Dembele guna menghindari kekalahan fase grup Piala Dunia pertama yang dialami Prancis sejak Piala Dunia 2010.
Griezmann memang mencetak gol yang semula dianggap telah menyamakan kedudukan pada menit tambahan babak kedua ketika dia memasukkan tendangan voli ke dalam gawang Tunisia. Tetapi gol ini dianulir sebagai offside setelah tinjauan VAR yang lama.