Sulutzonecom -- Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) bergerak cepat merespons insiden penembakan yang menyebabkan empat warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban di Malaysia. Tragedi ini terjadi pada hari Jumat (25/1/2025) ketika Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) menembaki sebuah kapal yang diduga mengangkut pekerja migran Indonesia.
Kemenlu RI telah menginstruksikan Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur untuk mengumpulkan informasi lengkap terkait insiden ini. Mereka juga menyoroti dugaan penggunaan kekuatan berlebihan (excessive use of force) dalam penembakan tersebut.
"Dalam hal ini, KBRI masih terus mengumpulkan informasi lebih lengkap untuk mendapatkan konstruksi kejadian yang lebih jelas dan meminta retainer lawyer KBRI untuk mengkaji dan menyiapkan langkah hukum," tulis Kemenlu RI, Rabu (29/1/2025).
Tak hanya itu, Kemenlu RI juga mendorong otoritas Malaysia untuk melakukan investigasi menyeluruh dan transparan atas insiden ini. Mereka ingin memastikan bahwa keadilan ditegakkan bagi para korban.
Sebagai bentuk komitmen perlindungan terhadap WNI di luar negeri, Kemenlu RI dan KBRI Kuala Lumpur memberikan pendampingan hukum kepada para korban. Mereka juga memastikan terpenuhinya hak-hak korban, termasuk menanggung biaya perawatan rumah sakit bagi tiga korban luka-luka.
Jenazah satu WNI yang meninggal dunia, Basri, telah dipulangkan ke kampung halamannya di Provinsi Riau pada hari Rabu. Kemenlu RI telah memfasilitasi pemulangan jenazah melalui penerbangan Kuala Lumpur-Pekanbaru dan dilanjutkan perjalanan darat ke Pulau Rupat.
Insiden ini bermula ketika APMM menemukan sebuah kapal yang diduga mengangkut pekerja migran Indonesia secara ilegal. Namun, dugaan perlawanan dari para penumpang kapal dibantah oleh para korban yang bersaksi kepada Kemenlu RI.
Kemenlu RI akan terus memantau perkembangan kasus ini dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi hak-hak WNI di Malaysia.
Untuk informasi menarik lainnya seputar isu-isu internasional dan berita terkini, kunjungi www.sulutzone.com
Artikel Terkait
Sidang Pembunuhan Brigadir J, Saksi Satpam Kompleks Polri Ungkap ini di Hari Penembakan
Begini Detik-Detik Penembakan Brigadir J yang Diungkap Bharada E Dipersidangan
Pengakuan Ferdy Sambo Soal Peristiwa Penembakan Brigadir J; Saya Perintahkan Stop ke Richard
Versi Ferdy Sambo! Begini Detik-Detik Penembakan Brigadir J
Teka- teki Rekaman CCTV Peristiwa Penembakan Brigadir J, Ahli Digital Forensik Beberkan Fakta Ini
Daftar Anggota Grup WhatsApp Anak Buah Ferdy Sambo di Duren Tiga Yang Dibentuk Setelah Penembakan Brigadir J
Polda Papua dan Satgas Ops Damai Cartenz-2025 Bersinergi Ungkap Kasus Penembakan Warga Sipil di Yalimo