City of London Police adalah pusat nasional Inggris untuk penanganan penipuan ekonomi dan kejahatan siber finansial. Dengan kata lain, mereka adalah penjaga gerbang transaksi triliunan dolar. Memiliki polisi sendiri berarti memiliki kendali atas informasi. Jika terjadi skandal keuangan besar di dalam Square Mile, penyelidikannya berada di bawah kendali institusi yang secara historis sangat protektif terhadap reputasi City.
Peran Global—Pusat Saraf Kapitalisme
Mengapa kedaulatan ini penting? Karena tanpa otonomi hukum ini, London tidak akan pernah bisa bersaing dengan New York atau Hong Kong. Di City, hukum bersifat "lunak" terhadap modal tetapi "keras" dalam perlindungan kontrak.
Prinsip Common Law Inggris yang dikelola di sini menjadi standar dunia. Hampir semua kontrak perdagangan internasional antara perusahaan di Asia, Afrika, dan Amerika mencantumkan bahwa jika terjadi sengketa, mereka akan menggunakan hukum Inggris dan diselesaikan di pengadilan London. Ini memberikan kekuasaan yang luar biasa besar bagi para pengacara dan hakim di City untuk mendikte norma ekonomi dunia.
Penutup Bagian Pertama
City of London adalah fosil hidup dari sistem feodal yang berhasil bermutasi menjadi mesin kapitalisme tercanggih di dunia. Ia adalah bukti bahwa sejarah tidak selalu bergerak menuju demokrasi total; kadang-kadang, ia bergerak menuju perlindungan kepentingan elit yang terorganisir dengan sangat rapi.
Catatan Editor: Artikel ini adalah bagian pertama dari 5 seri mendalam mengenai City of London. Pada bagian berikutnya, kita akan masuk ke ruang-ruang gelap di dalam Parlemen Inggris untuk mengungkap peran 'The Remembrancer'—sang penguasa bayangan yang mengawasi setiap undang-undang.
***/Berbagai sumber
Artikel Terkait
Mega Prisilia Iroth Siap Maju dalam Pemilihan Kumtua Desa Sumarayar
Sie Propam Polres Kepulauan Talaud Laksanakan Gaktibplin Rutin Terhadap Personel
Wujudkan Visi Indonesia Maju, Bupati Welly Titah dan Forkopimda Talaud Hadiri Rakornas 2026 di Sentul
Wujud Nyata Kemanunggalan TNI, Babinsa Koramil Essang Talaud Bahu-Membahu Timbun Jalan Bersama Warga Desa Lahu
Prabowo: “Sawit Tanaman Ajaib”. Strategi Ekonomi atau Ignorasi Lingkungan?
Pertajam Taring, Persija Jakarta Ikat Mauro Zijlstra dengan Kontrak Jangka Panjang
Perkuat Integritas, Dirut Lucky Senduk Lantik Pejabat Baru Perumda Pasar Manado di MBW
Seskab Teddy Bantah Isu Presiden Prabowo Gunakan Dua Pesawat Kepresidenan untuk Kunjungan Luar Negeri
Dino Patti Djalal: Prabowo Pilih Jalur Realistis, Board of Peace Jadi Opsi Tunggal untuk Damai di Gaza
Martsindy Rasuh Siap Bertarung di Pilhut Desa Rumengkor Satu, Usung Tagline "Kerja Nyata"