Tragedi Gejayan: Pengingat yang Menyakitkan dari Masa Lalu

photo author
Stefanus Goni, Sulut Zone
- Kamis, 9 Mei 2024 | 04:46 WIB
Aksi demo di gejayan 1998 (Casciscus.com)
Aksi demo di gejayan 1998 (Casciscus.com)

Seorang mahasiswa, Moses Gatutkaca, ditemukan sekarat dengan luka parah di kepala dan tangan patah.

Ia meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Sementara itu, seorang warga Bantul bernama Slamet mengalami gegar otak berat dan harus dirawat di rumah sakit Panti Rapih.

Seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta bernama Arief juga mengalami luka-luka setelah dianiaya aparat.

Baca Juga: Gamer Fat Cat, Akhir Tragis Karena Cinta

Peristiwa Gejayan adalah pengingat yang menyakitkan tentang sejarah Indonesia. Namun, itu juga menjadi simbol keberanian dan semangat perjuangan mahasiswa dalam menuntut reformasi dan perubahan.

Walaupun tragis, peristiwa ini harus tetap kita ingat sebagai bagian dari sejarah bangsa kita. Sebagai pengingat bahwa dalam menuntut perubahan, kita harus siap menghadapi segala risiko dan konsekuensinya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Stefanus Goni

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

BAGIAN 2: SANG PENGUASA BAYANGAN DI JANTUNG PARLEMEN

Kamis, 5 Februari 2026 | 10:59 WIB

Sejarah Lengkap Suporter Hooligan

Senin, 16 Desember 2024 | 12:41 WIB

Beberapa Tokoh Dunia yang Lahir pada Tanggal 10 Desember

Selasa, 10 Desember 2024 | 12:19 WIB

Peristiwa dan Kejadian Penting Tanggal 10 Desember

Selasa, 10 Desember 2024 | 12:10 WIB

Hari HAM Sedunia

Selasa, 10 Desember 2024 | 09:36 WIB

Kejutan di Pearl Harbor: Ketika Dunia Terhenyak

Minggu, 8 Desember 2024 | 18:55 WIB

Marsinah: Aktivis Buruh yang Menginspirasi

Kamis, 9 Mei 2024 | 04:30 WIB

Kisah Menyegarkan Coca Cola

Kamis, 9 Mei 2024 | 04:14 WIB

Henry Dunant, Sang Pendiri Palang Merah.

Rabu, 8 Mei 2024 | 05:25 WIB
X