Tawuran Berdarah Kembali Pecah di Bitung, Fasilitas Umum Rusak, Warga Resah

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Minggu, 19 Januari 2025 | 21:45 WIB
Ilustrasi Tawuran (istimewa)
Ilustrasi Tawuran (istimewa)

Bitung, Sulawesi Utara – – Aksi tawuran antar kelompok remaja kembali terjadi di Kota Bitung, Sulawesi Utara, Minggu (19/1/2025) dini hari sekitar pukul 03.00 WITA. Kali ini, lokasi kejadian berada di depan jalan Masjid Gunung Agung, Kelurahan Bitung, Kecamatan Maesa. Peristiwa ini menimbulkan keresahan di kalangan warga dan merusak fasilitas umum.

Informasi dari warga setempat menyebutkan bahwa para pelaku tawuran mempersenjatai diri dengan senjata tajam (sajam) seperti panah wayer, pisau, samurai, dan batu. Warga khawatir menjadi korban salah sasaran, mengingat para remaja saling serang menggunakan senjata tajam, terutama panah wayer. Aksi tawuran ini juga mengganggu aktivitas lalu lintas kendaraan.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti asal kedua kelompok remaja yang terlibat tawuran dan apa yang menjadi pemicu bentrokan tersebut.

Lurah Bitung Timur, Syarifudin Takahindangen, membenarkan terjadinya tawuran antar dua kelompok remaja yang berasal dari Sarikelapa dan Empang. "Iya benar tadi sekitar jam 3 subuh terjadi tawuran antar dua kelompok remaja Sarikelapa dan Empang," ujar Syarifuddin kepada sulut.radar24, Minggu (19/1/2025).

Menurut keterangan Lurah Syarifuddin, tawuran tersebut menyebabkan kerusakan pada fasilitas umum. "Para pelaku tawuran melakukan pengrusakan pintu pagar," ucapnya.

Menyikapi kejadian ini, Lurah Bitung Timur mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki anak remaja, untuk lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anaknya. "Bagi orang tua yang memiliki anak remaja kalau sudah di atas jam 10 malam agar orang tua tersebut berperan aktif untuk mencari keberadaan anaknya, jangan nanti sudah di kantor polisi baru ketahuan keberadaan anaknya," tegas Syarifuddin.

Kejadian ini menambah daftar panjang aksi kekerasan yang melibatkan remaja di Bitung. Sebelumnya, berbagai insiden serupa juga telah terjadi, menimbulkan kekhawatiran dan keresahan di tengah masyarakat. Aparat penegak hukum diharapkan bertindak tegas untuk menindak para pelaku dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.

(Rustam Darui)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Sumber: radar24.co.id

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X