"Misalnya, munculnya pemimpin-pemimpin kuat yang haus perang, terbentuknya persekutuan negara yang saling berhadapan," sebut SBY.
"Pembangunan kekuatan militer besar-besaran termasuk penyiapan ekonomi dan mesin perangnya, serta geopolitik yang benar-benar panas," tambahnya.
Berharap Prediksinya Meleset
SBY menyebut, sejarah juga mencatat, bahwa meskipun sudah ada tanda-tanda nyata bakal terjadinya perang besar, tetapi sepertinya kesadaran, kepedulian, dan langkah nyata untuk mencegah peperangan itu tidak terjadi.
Oleh sebab itu, SBY berharap analisis atau prediksinya meleset dari perkiraan, sehingga Perang Dunia III tidak terjadi.
"Banyak studi yang mengatakan bahwa jika terjadi perang dunia, perang total dan perang nuklir, maka kehancuran dunia tak bisa dihindari," tutur SBY.
"Korban jiwa bisa mencapai lebih dari 5 milyar manusia. Tidak ada peradaban yang tersisa dan musnahnya harapan manusia," tandasnya.*
Artikel Terkait
Atasi Krisis Listrik di Talaud, Wakil Bupati, Anisya Gretsya Bambungan Datangi PLN: Ternyata Ini Penyebabnya
Maksimalkan Pelayanan, Andrei Angow Perbaharui Kantor Kecamatan Mapanget
BEM Nusantara Desak Presiden Prabowo Seriusi Masyarakat Luwu Raya
Noe Letto Buka Suara Setelah Jabat Posisi Tenaga Ahli DPN, Bantah Pelantikannya Tunjukkan Keberpihakan Politik
BREAKING NEWS: Gerbong Mutasi Bergerak, Bupati Robby Dondokambey Lantik 21 Pejabat Eselon II Minahasa
Setengah Badan Jalan Dipenuhi Kerikil Berserakan, Viral Seorang Guru di Sangatta Utara Curhat Siswanya Jadi Korban: Ini Bahaya Sekali
Cerita Warga Pidie Jaya, Baru Beli Kulkas untuk Menyimpan Susu Kucing Sebelum Banjir Datang
Beredar Video Para ASN Aceh yang Berlarian dari Warkop usai Digeruduk Satpol PP Gegara Pergi Nongkrong di Jam Kerja
Rendahnya Upah Guru Honorer Dinilai Bikin Kinerja Tak Maksimal di Sekolah, Aturan soal Anggaran Kini Jadi Sorotan
IFG Perkuat Tata Kelola untuk Mendorong Customer Centricity dan Transformasi Berkelanjutan