Talaud,sulutzone.com - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mala Kabupaten Kepulauan Talaud, DR. dr. Jawali Jurry Ektivianus, M.KES, FIHFAA, menyampaikan bahwa tarif pemeriksaan kesehatan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan Pegawai Pemerintah Non-PNS (PPK) Paruh Waktu telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Dalam Perda tersebut, biaya pengurusan Surat Keterangan Berbadan Sehat (SKBS) telah ditetapkan dengan rincian sebagai berikut:
1. Pemeriksaan Laboratorium: Rp307.000,-
2. Pemeriksaan Poliklinik: Rp. 30.000,-
3. Surat Keterangan: Rp. 60.000,-
Sehingga Total: Rp. 397.000,- (Tiga Ratus Sembilan Puluh Tujuh Ribu Rupiah).
Tarif tersebut dianggap relatif mahal oleh beberapa pihak karena melibatkan pemeriksaan laboratorium yang cukup komprehensif.
Namun, pemeriksaan menyeluruh ini diperlukan untuk memastikan bahwa ASN, PPPK, dan PPK Paruh Waktu dalam kondisi sehat jasmani, sehingga dapat menjalankan tugas dengan optimal,"ujar Jawali Jurry.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kendala terkait masalah listrik yang sebelumnya sempat mengganggu pelayanan telah berhasil diatasi.
Saat ini, pelayanan pemeriksaan kesehatan di RSUD Mala berjalan lancar tanpa hambatan,"Tutupnya.
Artikel Terkait
Wajah Baru Nusakambangan, Warga Binaan Makin Berdaya dengan FABA
Bareskrim Polri Ungkap Kisah Pilu Kekejaman: Balita Korban Kekerasan Ibu Kandung & Pasangan
36 Tersangka Pembakar DPRD Makassar Ditangkap, Sebagian Pelaku Masih di Bawah Umur
Polisi Bidik 'Otak' di Balik Kerusuhan Makassar, Ponsel Para Tersangka Jadi Kunci Utama
Gempa M 3.4 Guncang Ende, Nusa Tenggara Timur Pagi Ini
Gempa M 3.4 Guncang Timur Laut Melonguane Sulawesi Utara Pagi Ini
Polsek Malalayang Sukses Selesaikan Masalah Warga dengan Pendekatan Humanis
Modus Baru Penyelundupan! Polsek Pelabuhan Manado Gagalkan Pengiriman Ratusan Liter Cap Tikus
Polsek Malalayang Amankan Peringatan Maulid Nabi di Masjid At Taqwa
Sinergi Polsek Pineleng dan Bulog SulutGo Sukses Gelar Gerakan Pangan Murah, Ratusan Warga Antre