IHSG Sempat Menguat Saat Pidato Prabowo, Kini Kembali Melemah Tajam

photo author
Marlon Mondong, Sulut Zone
- Kamis, 21 Mei 2026 | 22:33 WIB
IHSG kembali Anjlok Setelah Sempat Menguat Saat Pidato Prabowo (Marlon/AI/Sulutzone)
IHSG kembali Anjlok Setelah Sempat Menguat Saat Pidato Prabowo (Marlon/AI/Sulutzone)

Sulutzone.com -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat menunjukkan penguatan menjelang pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI. Namun, sentimen positif tersebut tidak bertahan lama karena pasar kembali mengalami tekanan hingga perdagangan Kamis (21/5/2026).

Pada perdagangan Rabu (20/5/2026), IHSG sempat rebound lebih dari 1 persen dan menyentuh level 6.442. Investor kala itu mencermati pidato Presiden Prabowo terkait arah kebijakan ekonomi nasional, fiskal, serta rencana pembangunan ke depan.

Analis pasar menilai penguatan tersebut dipicu harapan investor terhadap stabilitas ekonomi, penguatan rupiah, serta kepastian kebijakan pemerintah terhadap dunia usaha dan investasi.

Namun setelah pidato berakhir, pasar kembali bergerak fluktuatif. IHSG ditutup melemah 0,82 persen ke level 6.318,50 pada perdagangan Rabu sore setelah sebelumnya sempat berada di zona hijau.

Tekanan berlanjut pada perdagangan Kamis (21/5/2026). IHSG bahkan sempat anjlok lebih dari 2 persen pada sesi pertama perdagangan dan bergerak di kisaran level 6.100.

Pelaku pasar disebut masih berada dalam posisi wait and see terhadap sejumlah kebijakan ekonomi pemerintah, termasuk isu pembentukan badan ekspor sumber daya alam dan keputusan Bank Indonesia menaikkan BI Rate menjadi 5,25 persen.

Selain faktor domestik, pelemahan IHSG juga dipengaruhi sentimen global, keluarnya dana asing dari pasar saham Indonesia, serta tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

Sektor energi, material dasar, dan teknologi menjadi sektor yang paling banyak mengalami tekanan jual dalam dua hari terakhir.

Pengamat pasar menilai investor kini menunggu langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kepercayaan pasar di tengah kondisi global yang masih penuh ketidakpastian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Marlon Mondong

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X