Saham DGWG Melesat Sentuh ARA di Hari Perdana IPO, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp1,68 Triliun

photo author
- Rabu, 15 Januari 2025 | 23:11 WIB
Seremoni pencatatan perdana saham PT Delta Giri Wacana Tbk  (istimewa)
Seremoni pencatatan perdana saham PT Delta Giri Wacana Tbk (istimewa)

sulutzonecom -- Saham PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) mencatatkan kinerja impresif pada hari pertama perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (13/1). Saham perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan pupuk dan produk agrokimia ini berhasil menyentuh batas auto-rejection atas (ARA) di level Rp286, atau setara dengan kenaikan 24,35%.

Saham DGWG yang ditawarkan dengan harga Rp230 per lembar, langsung melesat 24,35% hingga penutupan perdagangan. Nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp71,06 miliar dengan volume transaksi sebanyak 259,5 juta saham.

Kenaikan harga saham ini mendongkrak kapitalisasi pasar (market cap) DGWG menjadi Rp1,68 triliun, meningkat signifikan dari sebelumnya Rp1,35 triliun. Sepanjang perdagangan, saham DGWG bergerak di rentang harga Rp250-Rp286.

Pada penawaran umum perdana (IPO), DGWG melepas 882.353.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham, atau setara dengan 15% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dengan harga penawaran Rp230 per saham, DGWG berhasil meraup dana sebesar Rp202,94 miliar.

Presiden Direktur DGWG, David Yaory, menjelaskan bahwa dana hasil IPO akan dialokasikan untuk modal kerja, khususnya pembelian bahan baku produk. Ia menekankan pentingnya ketersediaan produk agro input dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah.

David menambahkan, pemerintah menetapkan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas di tahun 2025 dengan alokasi anggaran Rp159 triliun. "Sejalan dengan program pemerintah, DGWG fokus memenuhi permintaan terhadap produk-produk agro input kami," ujarnya di Gedung BEI Jakarta.

Per 30 Juni 2024, DGWG mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,4 triliun dengan laba bersih Rp32 miliar. Direktur DGWG, Danny Jo Putra, menargetkan pendapatan di akhir 2024 mencapai Rp3,4 triliun, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp3 triliun, dan laba bersih sebesar Rp180 miliar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Tria Anggreina Kawulusan

Sumber: financialreview.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X