Manado, 24 April 2026, Sulutzone.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli, PLN menggelar "Pelatihan Aktivasi dan Kode Otorisasi (KO) DJP" bagi para pelaku usaha binaan di Aula Klabat, Kantor PLN UID Suluttenggo, Jumat (24/4).
Kegiatan yang diikuti oleh 36 UMKM binaan PLN UID Suluttenggo ini bertujuan untuk meningkatkan literasi perpajakan dan memastikan para pelaku usaha dapat memenuhi kewajiban administrasi negara secara digital dengan lebih mudah dan transparan.
Dalam pelatihan ini, PLN menghadirkan narasumber ahli dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara. Materi difokuskan pada pemanfaatan teknologi terkini melalui aplikasi Cortex, sebuah sistem perpajakan terintegrasi, serta tata cara pengaktifan Kode Otorisasi untuk pelaporan SPT Tahunan.
Slamet Dawam selaku Kepala Seksi Bimbingan Penyuluhan dan Indriyanto Penyuluh Muda yang menjadi narasumber mewakili Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara membedah tuntas tahapan aktivasi, regulasi pajak khusus UMKM, hingga teknis pelaporan SPT Tahunan bagi Orang Pribadi maupun Badan Usaha.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk pendampingan end-to-end yang diberikan PLN kepada mitra binaannya. Menurutnya, UMKM tidak hanya perlu dibantu dari sisi modal dan pemasaran, tetapi juga harus melek terhadap administrasi hukum dan perpajakan.
"Kami ingin UMKM binaan PLN bukan sekadar bertahan, tapi benar-benar 'Naik Kelas'. Salah satu syarat mutlak menjadi perusahaan yang profesional adalah ketaatan dan tertib administrasi perpajakan. Melalui pelatihan ini, kami memfasilitasi para pelaku usaha agar mampu mengelola pelaporan pajak secara mandiri melalui aplikasi digital. Jika administrasinya rapi, akses terhadap pengembangan bisnis pun akan terbuka lebih lebar," ungkap Usman.
Beliau menambahkan bahwa kolaborasi dengan DJP ini adalah langkah strategis untuk menciptakan ekosistem UMKM yang tangguh dan berkontribusi nyata bagi perekonomian daerah.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini berjalan sangat interaktif. Para peserta tampak antusias berkonsultasi langsung mengenai kendala teknis yang mereka hadapi dalam pelaporan pajak selama ini.
Selain edukasi perpajakan, PLN juga memperkenalkan solusi digital untuk mendukung operasional bisnis UMKM melalui sosialisasi produk layanan ICONPLUS (ICONNET). Layanan internet broadband ini diharapkan dapat menjadi infrastruktur utama bagi UMKM dalam melakukan pemasaran digital (digital marketing).
Acara ditutup secara resmi oleh Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Suluttenggo, Noven Koropit, yang menekankan bahwa PLN akan terus memantau perkembangan UMKM pasca-pelatihan ini untuk memastikan setiap mitra binaan dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat secara efektif.
Artikel Terkait
Sinergi Strategis: BSG, Bank Indonesia, dan Pemda Perkuat Digitalisasi serta Distribusi Rupiah
Dukungan Penuh AFT Hasanuddin: Pertamina Patra Niaga Kawal Kelancaran Haji 2026
Semarak HUT Wanua Lowu ke-343, Bupati Ronald Kandoli dan Ketua TP PKK Pimpin Jalan Sehat Bersama Warga
TNI AD Dukung Penyaluran Bantuan Pangan Di Kepulauan Talaud
Jembatan Cangar Kembali Makan Korban, Jadi Sorotan Publik
Babinsa Kakorotan Kopda Novtiadi Dampingi Nakes Puskesmas Laksanakan Vaksinasi BIAS di SDN Inpres Kakorotan
Cahaya Harapan Sampai Pelosok Negeri, PLN Beri Bantuan Listrik Gratis Bagi Rumah Ibadah di Kalemago dan Maholo Sulawesi Tengah
Rajut Kebersamaan, Suasana Akrab Selimuti Olahraga Bersama TNI-Polri di Miangas.
Perkuat Tata Kelola, Bupati Welly Titah Tegaskan Komitmen Transparansi di Forum BPKP
Memberi Terang, Membangun Negeri: PLN UID Suluttenggo Pastikan Listrik Melalui Program Lisdes di Desa Kalemago Poso