Dari 1839 Desa Tinggal 8 Desa di Sulut yang Belum Dialiri Listrik

photo author
- Selasa, 30 Juni 2026 | 08:57 WIB
PLN UID Suluttenggo menggelar Media Gathering, 30 Juni 2026. Dipaparkan tinggal 8 Desa belum Dialiri Listrik (Dok. Istimewa)
PLN UID Suluttenggo menggelar Media Gathering, 30 Juni 2026. Dipaparkan tinggal 8 Desa belum Dialiri Listrik (Dok. Istimewa)

MANADO – PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam memeratakan akses energi listrik di Sulawesi Utara. Dalam acara media gathering yang digelar pada 30 Juni 2026, pihak PLN Suluttenggo mengungkapkan capaian signifikan dalam program listrik desa (Lisdes) di wilayah tersebut.

​Berdasarkan data yang dipaparkan, dari total 1.839 desa yang tersebar di Provinsi Sulawesi Utara, saat ini hanya tersisa 8 desa yang belum teraliri listrik. Delapan desa tersebut saat ini menjadi fokus pengerjaan PLN dan tersebar di dua kabupaten kepulauan terluar, yakni Kabupaten Kepulauan Sitaro dan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Baca Juga: Sukses Kawal Kunjungan Presiden RI di Puncak PENAS XVII 2026, PLN UID Suluttenggo Hadirkan Pasokan Listrik Andal Tanpa Kedip

​Adapun rincian desa yang masih dalam proses penyelesaian tersebut adalah sebagai berikut:

​Kabupaten Kepulauan Sitaro: Desa Laingpatehi dan Desa Pumpente.

​Kabupaten Kepulauan Sangihe: Desa Kahakitang, Desa Dalako Bembanehe, Desa Taleko Batusaiki, Desa Beeng, Desa Para, dan Desa Para I.

Baca Juga: PLN Peduli Hadir untuk Sigi: Dari Memulihkan Listrik hingga Menguatkan Harapan Pascagempa

​Dalam pemaparannya, pihak PLN juga mencatat capaian Rasio Desa Berlistrik (RDB) PLN Provinsi Sulawesi Utara yang telah mencapai 99,56%, dengan rasio total mencapai 100%. Sementara itu, Rasio Elektrifikasi (RE) PLN Provinsi Sulawesi Utara berada di angka 99,41% dengan rasio total 99,99%.

​Selain progres kelistrikan desa, PLN juga memaparkan rencana pengembangan infrastruktur ke depan. Pada tahun 2026, melalui penugasan APBN, PLN menargetkan pembangunan jaringan kelistrikan di 96 lokasi yang mencakup Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 37,52 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 121,72 kms, serta penambahan kapasitas Gardu Distribusi sebesar 2.450 kVA dan PLTS sebesar 1671 kWp. Proyek ini ditargetkan mampu melayani total 3.143 calon pelanggan baru di Sulawesi Utara.

***/Dede

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tria Anggreina Kawulusan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X