TOMOHON, SULUTZONE.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Manado terus menunjukkan komitmen nyata dalam memberdayakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kali ini, para WBP dibekali keterampilan tata boga melalui pelatihan pembuatan Batik Roll Cake yang inovatif dan bernilai ekonomis tinggi.
Kegiatan pembinaan kemandirian ini berlangsung khidmat dengan menghadirkan instruktur spesial, yakni Kepala Lapas (Kalapas) Perempuan Kelas IIB Manado, Patta Helena. Kehadiran langsung pimpinan di tengah-tengah warga binaan memberikan motivasi dan semangat tersendiri bagi para peserta.
Teknik Pembuatan Batik Roll Cake yang Profesional
Dalam pelatihan tersebut, Patta Helena membimbing para WBP secara detail melalui setiap tahapan teknis. Mulai dari peracikan adonan kue yang pas, teknik melukis motif batik di atas permukaan bolu, hingga proses menggulung kue agar menghasilkan tekstur yang lembut serta tampilan visual yang menarik.
"Pelatihan ini bukan sekadar membuat kue, tetapi kami mengajarkan teknik yang memiliki nilai jual tinggi. Batik Roll Cake ini adalah produk kreatif yang saat ini banyak diminati pasar," ujar Patta Helena di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, kesabaran dan ketelitian yang diterapkan selama pelatihan diharapkan dapat membentuk karakter WBP yang lebih disiplin dan kreatif dalam melihat peluang usaha.
Baca Juga: Pastikan Aktivitas Bongkar Muat Aman, Babinsa Laksanakan Pemantauan Kapal Penumpang di Pelabuhan
Bekal Ekonomi untuk Masa Depan
Program pembinaan di Lapas Perempuan Manado ini dirancang khusus sebagai bekal keterampilan bagi WBP agar mereka memiliki kemandirian ekonomi setelah kembali ke masyarakat. Dengan menguasai keahlian tata boga, diharapkan para mantan warga binaan nantinya mampu membuka usaha mandiri atau berwirausaha, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup mereka.
"Harapan kami, setelah keluar nanti, mereka tidak lagi bingung mencari pekerjaan. Keterampilan ini bisa menjadi modal utama untuk mereka berkarya, mandiri secara ekonomi, dan meningkatkan kepercayaan diri untuk memulai kehidupan yang lebih baik," pungkasnya.
Program pelatihan ini menjadi bukti nyata bahwa Lapas Perempuan Kelas IIB Manado terus berupaya melakukan transformasi pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.
Artikel Terkait
TNI dan Warga Desa Tabang Nobar Gembira Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan dan Semangat Persatuan
Tingkatkan Ketaqwaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa Babinsa Ramil- 05/Essang Laksanakan Giat PAM Ibadah Hari Minggu
Babinsa Koramil 1312‑08/Melonguane Hadir dan Mengikuti Ibadah di Gereja Bukit Sinai Melonguane Barat
Jaga Toleransi, Babinsa Dampingi Warga Binaan Laksanakan Ibadah Minggu
Wujud Nyata Manunggal TNI-Rakyat: Kodim 1312/Talaud Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Bantuan Sembako untuk Warga Desa Ambela
Tim Paduan Suara Sulut Dominasi Pesparawi Nasional XIV Manokwari, Sabet Juara Umum!
Tanamkan Kedisiplinan, Babinsa Koramil 03 Beo Menanamkan rasa cinta tanah di sekolah SD sprictural bengel
Dandim 1312/Talaud Serahkan Motor Listrik kepada Satgas Terdepan dan Instansi di Miangas
Pastikan Aktivitas Bongkar Muat Aman, Babinsa Laksanakan Pemantauan Kapal Penumpang di Pelabuhan
TNI AD dan masyarakat Kabaruan bersatu dalam semangat kebersamaan melalui Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026