Sinergi Strategis: BSG, Bank Indonesia, dan Pemda Perkuat Digitalisasi serta Distribusi Rupiah

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Kamis, 23 April 2026 | 20:49 WIB
Direktur Operasional BSG, Louisa Parengkuan, menerima kunjungan kerja Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Utara, Bapak Darmawan Hutabarat serta BPKPD) Kota Tomohon (Dok. Istimewa)
Direktur Operasional BSG, Louisa Parengkuan, menerima kunjungan kerja Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Utara, Bapak Darmawan Hutabarat serta BPKPD) Kota Tomohon (Dok. Istimewa)

MANADO, 22 April 2026 – Bank SulutGo (BSG) kembali menunjukkan komitmennya sebagai rekan strategis pemerintah dalam memacu transformasi digital serta menjaga ketahanan finansial di Sulawesi Utara. Langkah ini ditegaskan dalam audiensi penting yang digelar hari ini di Kantor Pusat BSG, Manado.

Direktur Operasional BSG, Ibu Louisa Parengkuan, menyambut kunjungan kerja Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara, Bapak Darmawan Hutabarat. Diskusi ini turut melibatkan Kepala BPKPD Kota Tomohon, Bapak Denny Liuw, serta jajaran perwakilan Bapenda Provinsi Sulawesi Utara.

Baca Juga: Pansus LKPJ DPRD Sulut Sambangi BSG, Evaluasi Kinerja dan Kontribusi PAD

Titik berat pembahasan terletak pada penguatan peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam mempercepat digitalisasi birokrasi melalui ekspansi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Bertindak sebagai bank persepsi dan aggregator, BSG berupaya mengintegrasikan sistem transaksi yang akuntabel bagi Pemkot Tomohon.

"BSG terus berinovasi untuk menyediakan infrastruktur pembayaran digital yang mumpuni. Sinergi ini memastikan bahwa pelayanan publik di Kota Tomohon semakin mudah diakses masyarakat melalui kanal-kanal digital," ujar Ibu Louisa Parengkuan.

Selain fokus di Tomohon, pertemuan ini membahas teknis pelaporan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) hasil kolaborasi dengan Bapenda Sulut. Inisiatif ini dirancang untuk mempercepat sinkronisasi data serta pembagian pendapatan antara pemprov dan pemkab/pemkot.

Optimalisasi Kas Titipan di Wilayah Kepulauan

Isu ketersediaan uang layak edar (ULE) di daerah pelosok juga menjadi perhatian utama. Pihak BI dan BSG melakukan evaluasi mendalam terhadap pengelolaan Kas Titipan (Kastip) yang dikelola oleh BSG Cabang Melonguane dan BSG Cabang Siau. Upaya ini bertujuan memastikan pasokan uang tunai bagi masyarakat di wilayah terluar tetap stabil dengan kualitas yang terjaga.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh jajaran manajerial BSG guna memastikan implementasi kebijakan berjalan efektif, di antaranya:

  • Bpk. Jimmy Alexander (Pemimpin Divisi Pengembangan Bisnis)

  • Bpk. Nasrudin Herlambang (Pemimpin Divisi Operasional Layanan)

  • Para Pemimpin Cabang (Pincab) dari Tomohon, Melonguane, dan Siau.

Melalui kemitraan lintas sektoral ini, BSG yakin dapat memberikan sumbangsih yang lebih besar terhadap kemajuan ekonomi daerah melalui akses keuangan yang inklusif dan manajemen kas yang profesional.

***/Dede

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X