Terangi Pelosok Negeri, PLN Targetkan 3.143 Warga Sulut Segera Nikmati Listrik

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Selasa, 30 Juni 2026 | 20:49 WIB
Media Gathering PLN Suluttenggo Memaparkan Strategi Penerangan 100 persen di Sulut (Dok. Dedy Manlesu/Sulutzone.com)
Media Gathering PLN Suluttenggo Memaparkan Strategi Penerangan 100 persen di Sulut (Dok. Dedy Manlesu/Sulutzone.com)

MANADO – Upaya menghadirkan keadilan energi bagi masyarakat di pelosok Sulawesi Utara terus digenjot PT PLN (Persero).

Dalam acara media gathering yang berlangsung pada 30 Juni 2026, PLN Unit Induk Wilayah Suluttenggo memaparkan progres besar dalam melistriki desa-desa terpencil yang sebelumnya gelap gulita.

Menurut pemaparan Manager Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K), Hingga pertengahan tahun 2026, dari total 1.839 desa di Sulawesi Utara, hanya tersisa 8 desa yang belum teraliri listrik. Desa-desa tersebut tersebar di wilayah kepulauan terluar, yaitu Kabupaten Kepulauan Sitaro (Desa Laingpatehi dan Desa Pumpente) serta Kabupaten Kepulauan Sangihe (Desa Kahakitang, Desa Dalako Bembanehe, Desa Taleko Batusaiki, Desa Beeng, Desa Para, dan Desa Para I).

Ekspansi Listrik Tahun 2026

Sebagai bentuk komitmen melayani masyarakat, PLN menyiapkan program Lisdes APBN 2026 untuk 82 lokasi dengan target total 3.143 calon pelanggan baru. Rencana pembangunan tersebut meliputi:

  • Pembangunan Infrastruktur UP2K Sulut: Melayani 369 calon pelanggan di 24 lokasi dengan pembangunan JTM sepanjang 18,14 kms, JTR sepanjang 30,45 kms, serta alokasi gardu 750 kVA.

  • Perluasan Grid PPSDM KEBTKE: Melayani 1.776 calon pelanggan di 58 lokasi dengan pembangunan JTM sepanjang 8,20 kms, JTR sepanjang 46,04 kms, serta kapasitas gardu 750 kVA.

  • Program PLTS + Grid: Ditujukan bagi 14 lokasi di wilayah kepulauan terisolasi dengan kapasitas PLTS sebesar 1.671 kWp, didukung JTM 8,67 kms, JTR 45,00 kms, dan gardu 950 kVA untuk melayani 998 calon pelanggan.

Baca Juga: Dari 1839 Desa Tinggal 8 Desa di Sulut yang Belum Dialiri Listrik

Tantangan di Lapangan

Meski berkomitmen penuh, PLN menghadapi berbagai tantangan dalam merealisasikan target tersebut, di antaranya:

  • Lokasi pekerjaan yang berada di wilayah kepulauan terpencil menyulitkan akses mobilisasi.

  • Adanya kendala perizinan Right of Ways (ROW), lahan warga, dan penebangan pohon.

  • Lokasi pembangunan yang sebagian masuk dalam area Kawasan Konservasi, Hutan Lindung, atau Hutan Produksi.

  • Terbatasnya pengawas pekerjaan dan durasi waktu yang singkat.

Dengan capaian Rasio Desa Berlistrik sebesar 99,56% dan Rasio Elektrifikasi 99,41%, PLN optimis dapat segera menuntaskan sisa desa yang belum berlistrik, demi pemerataan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara.

Hadir dalam kegiatan tersebut General Manager PT PLN (Persero) UID Suluttenggo Usman Bangun, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan Bonifatius I.G. Wardhana, Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum Dandung Hariwibowo, Manager Keselamatan, Kesehatan Kerja, Lingkungan dan Keamanan Ronggur Leonard Simanjuntak, serta Manager Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Heru Kleitanto Wardono.

***/Dede

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X