Ambela, Sulutzone.com –Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H didampingi Ketua IAD Ny. Yulis Hendrik Pattipeilohy turun langsung, dukung program strategis nasional menuju swasembada pangan, bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan aksi nyata Panen dan penanaman bibit padi varietas unggul. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat ini dilaksanakan di lahan seluas 1,5 hektare yang tersebar di Desa Tarun Selatan dan Desa Ambela, Kecamatan Melonguane pada Selasa, (30/6/2026).
Hadir juga Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan Talaud, Edwin I. Beslar, S.H., M.H, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud, Drs. Engelbertus Tatibi, ME, Danlanal Melonguane, Letkol Laut (P) Zunaidy Syah Sanggel, SH, Ketua Cabang 7 Daerah Kodaeral VIII GJK RI. Ny. Andien Z. Sanggel Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Talaud, Henny Hongwijoyo, SE, Ketua Darma wanita Kabupaten Kepulauan Talaud, Dra. Selni Papalapu, serta Kepala Dinas Pertanian, Dirman Gumolung, S.T., R., M.M, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten Kepulauan Talaud Sthela F. Bentian, S.Si., M.Si.
“Ini bukan sekadar panen dan menanam padi, tapi menanam harapan. Sinergi antara pemerintah, kejaksaan, TNI, dan petani adalah kunci utama agar Talaud tidak hanya mandiri secara pangan, tetapi juga sejahtera,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang tidak mau menywbutkan namanya yang setempat hadir dilokasi giat.
Penanaman kali ini menggunakan bibit padi varietas Inpari 32 HDB, yang dikenal memiliki ketahanan tinggi terhadap hama wereng batang coklat dan potensi hasil panen yang besar. Pemilihan varietas ini didasarkan pada rekomendasi teknis dari para penyuluh pertanian yang hadir, termasuk Benyamin Maarende, S.ST., Sugirman, STPR, Aneke, Vonnie, dan Senci Pangurian, S.P.
Para penyuluh ini berperan penting dalam memberikan edukasi teknis kepada Ketua Kelompok Tani dan warga Desa Tarun Selatan serta Desa Ambela, memastikan bahwa setiap tahap perawatan tanaman dilakukan sesuai standar agronomi modern.
Bupati Welly Titah menekankan bahwa ketahanan pangan adalah fondasi kedaulatan daerah. Dengan melibatkan unsur penegak hukum seperti Kejaksaan, Pemkab Talaud juga ingin memastikan bahwa distribusi pupuk, bantuan bibit, dan hasil panen terlindungi dari praktik ilegal atau pungli.
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan komitmen untuk terus merawat lahan tersebut hingga masa panen tiba, sebagai bukti nyata kerja keras bersama demi "Lumbung Pangan" di ujung utara Sulawesi.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud berkomitmen meningkatkan luas tambah tanam dan produktivitas padi melalui pendampingan intensif dari berbagai pihak, untuk dukungan teknis dari Dinas Pertanian, serta pengawalan hukum dari instansi terkait untuk menciptakan ekosistem pertanian yang bersih dan produktif.
Artikel Terkait
Suatu Kehormatan Bagi Bumi Porodisa: Pemda Talaud Sambut Hangat Kedatangan Kajati Sulut Jacob Pattipeilohy
Dari 1839 Desa Tinggal 8 Desa di Sulut yang Belum Dialiri Listrik
Nobar gembira piala dunia 2026, TNI dan Masyarakat di melonguane pererat kebersamaan
Ronald Kandoli Resmi Buka Perkemahan Karya Pemuda Sinode GMIM 2026, Tegaskan Komitmen Pembinaan Generasi Muda
Di Depan Wapres Gibran dan Puluhan Ribu Pemuda GPDI, Yulius Selvanus Sampaikan Ini untuk Anak Muda Sulut
Guaan Jadi Tuan Rumah Pertemuan Raya dan Konferensi VIII KBK Keuskupan Manado
Babinsa Koramil 03/Beo perkokoh kemanunggalan TNI - Rakyat melalui kegiatan Karya Bhakti
Babinsa bersama Anggota Satgas Pamputer Laksanakan karya bhaki bersama Warga Desa Miangas
Babinsa Dexa Bowombaru Melaksanakan Kegiatan Komsos Berxama Warga Dexa Binaan
Panen Padi Dan Penanaman Bibit Padi Bersama Forkopimda Talaud Wujudkan Sinergi Mendukung Ketahanan Pangan.