Bukan Cuma Tegakkan Hukum, Kajati Sulut Ikut Turun ke Sawah Talaud Tanam 'Harapan'

photo author
Nelson Sangadi, Sulut Zone
- Selasa, 30 Juni 2026 | 18:46 WIB
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H didampingi Ketua IAD Ny. Yulis Hendrik Pattipeilohy Pimpin Aksi tanam massal di Desa Ambela yang di hadiri langsung Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan Talaud, Edwin I. (Nelson Sangadi)
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H didampingi Ketua IAD Ny. Yulis Hendrik Pattipeilohy Pimpin Aksi tanam massal di Desa Ambela yang di hadiri langsung Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan Talaud, Edwin I. (Nelson Sangadi)

Ambela, Sulutzone.com –Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H didampingi Ketua IAD Ny. Yulis Hendrik Pattipeilohy turun langsung, dukung program strategis nasional menuju swasembada pangan, bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan aksi nyata Panen dan penanaman bibit padi varietas unggul. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat ini dilaksanakan di lahan seluas 1,5 hektare yang tersebar di Desa Tarun Selatan dan Desa Ambela, Kecamatan Melonguane pada Selasa, (30/6/2026).

Hadir juga Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan Talaud, Edwin I. Beslar, S.H., M.H, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud, Drs. Engelbertus Tatibi, ME, Danlanal Melonguane, Letkol Laut (P) Zunaidy Syah Sanggel, SH, Ketua Cabang 7 Daerah Kodaeral VIII GJK RI. Ny. Andien Z. Sanggel Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Talaud, Henny Hongwijoyo, SE, Ketua Darma wanita Kabupaten Kepulauan Talaud, Dra. Selni Papalapu, serta Kepala Dinas Pertanian, Dirman Gumolung, S.T., R., M.M, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten Kepulauan Talaud Sthela F. Bentian, S.Si., M.Si.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H menyampaikan sambutan
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H menyampaikan sambutan (Nelson Sangadi)
Keunikan kegiatan ini terlihat dari kehadiran Kajati Sulut yang tidak hanya memantau, tetapi juga turun langsung dalam proses panen dan penanaman. Hal ini menegaskan bahwa penegakan hukum dan pembangunan ekonomi (khususnya pertanian) berjalan beriringan. 

“Ini bukan sekadar panen dan menanam padi, tapi menanam harapan. Sinergi antara pemerintah, kejaksaan, TNI, dan petani adalah kunci utama agar Talaud tidak hanya mandiri secara pangan, tetapi juga sejahtera,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang tidak mau menywbutkan namanya yang setempat hadir dilokasi giat.

Penanaman kali ini menggunakan bibit padi varietas Inpari 32 HDB, yang dikenal memiliki ketahanan tinggi terhadap hama wereng batang coklat dan potensi hasil panen yang besar. Pemilihan varietas ini didasarkan pada rekomendasi teknis dari para penyuluh pertanian yang hadir, termasuk Benyamin Maarende, S.ST., Sugirman, STPR, Aneke, Vonnie, dan Senci Pangurian, S.P.

Para penyuluh ini berperan penting dalam memberikan edukasi teknis kepada Ketua Kelompok Tani dan warga Desa Tarun Selatan serta Desa Ambela, memastikan bahwa setiap tahap perawatan tanaman dilakukan sesuai standar agronomi modern.

Bupati Welly Titah menekankan bahwa ketahanan pangan adalah fondasi kedaulatan daerah. Dengan melibatkan unsur penegak hukum seperti Kejaksaan, Pemkab Talaud juga ingin memastikan bahwa distribusi pupuk, bantuan bibit, dan hasil panen terlindungi dari praktik ilegal atau pungli.

Melalui kebersamaan dan kolaborasi seluruh unsur terkait, diharapkan upaya mewujudkan swasembada pangan dapat berjalan optimal. Dampak positifnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan kesejahteraan ekonomi dan ketersediaan pangan yang stabil di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan komitmen untuk terus merawat lahan tersebut hingga masa panen tiba, sebagai bukti nyata kerja keras bersama demi "Lumbung Pangan" di ujung utara Sulawesi.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud berkomitmen meningkatkan luas tambah tanam dan produktivitas padi melalui pendampingan intensif dari berbagai pihak, untuk dukungan teknis dari Dinas Pertanian, serta pengawalan hukum dari instansi terkait untuk menciptakan ekosistem pertanian yang bersih dan produktif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nelson Sangadi

Sumber: Biro Talaud Sulut Zone

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X