Bukan Sekadar Teknologi: HAPUA Soroti Peran 'People Experience' dan Pola Pikir Manusia Kunci Transisi Energi Bersih

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Rabu, 12 November 2025 | 22:14 WIB
Dalam sambutannya dalam agenda The 13th Meeting of Heads of ASEAN Power Utilities/Authorities (HAPUA) Working Group 5 dengan tema “Human Capital Mindshift: Aligned People, Strategy, and Growth”, yang digelar di Yogyakarta pada Senin (3/11), Co-Chairman HAPUA Working Group 5, Hjh Izwaliani Hj Zulkarn (Ist/PLN)
Dalam sambutannya dalam agenda The 13th Meeting of Heads of ASEAN Power Utilities/Authorities (HAPUA) Working Group 5 dengan tema “Human Capital Mindshift: Aligned People, Strategy, and Growth”, yang digelar di Yogyakarta pada Senin (3/11), Co-Chairman HAPUA Working Group 5, Hjh Izwaliani Hj Zulkarn (Ist/PLN)

Yogyakarta, Sulutzone.com — Pertemuan ke-13 HAPUA Working Group 5 di Yogyakarta, 3 November 2025, menyimpulkan bahwa keberhasilan transisi energi di Asia Tenggara tidak lagi sekadar bergantung pada adopsi teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), melainkan pada pergeseran pola pikir dan peningkatan people experience dalam organisasi.

Co-Chairman HAPUA Working Group 5, Hjh Izwaliani Hj Zulkarnain, menegaskan bahwa transformasi sejati dimulai dari cara berpikir yang berbeda.

“Tahun lalu, fokus kita adalah perencanaan dan pengembangan SDM di era transformasi AI. Tahun ini, kita melangkah lebih dalam dari sekadar transformasi AI ke pergeseran pola pikir manusia,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa di tengah pesatnya digitalisasi, peran manusia tetap krusial. Teknologi hadir sebagai alat bantu, bukan pengganti, untuk mendorong terbentuknya SDM yang adaptif dan bijak dalam memanfaatkan kemajuan.

Izwaliani menambahkan bahwa pengembangan SDM kini harus melampaui pelatihan teknis. Hal ini mencakup people experience, yakni bagaimana organisasi menciptakan lingkungan kerja yang membuat setiap individu merasa dihargai, memiliki tujuan, dan terdorong untuk berkontribusi.

“Sementara teknologi memberi kita kemampuan bergerak lebih cepat, people experience memberi kita alasan untuk maju. Ketika orang merasa terhubung secara emosional dan memiliki tujuan, mereka menjadi penggerak transformasi sejati,” tambahnya, memberikan penekanan bahwa kualitas sumber daya manusia adalah kunci bagi ketahanan dan keberlanjutan sektor ketenagalistrikan regional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X