SULUTZONE - Ditengah kesibukannya dengan agenda yang cukup padat. Ketua Pengadilan Tinggi Manado Lexsy Mamonto meluangkan waktunya memantau kondisi warga yang terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Kecamatan Tuminting dan Kecamatan Bunaken Kepulauan di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) pada Jumat, 27 Januari 2023.
Nampak Putra terbaik asal Bolmong Raya terlihat meneteskan air mata saat menyalurkan bantuan bagi warga Mahawu dan Cempaka tersebut.
Baca Juga: Ini Kawasan Terdampak Bencana Banjir Manado: Diantaranya Kombos dan Singkil
Kepada sejumlah wartawan Lexsy mengaku prihatin atas peristiwa alam yang sempat menelan korban jiwa dan banyak warga yang harus tinggal sementara di tempat pengungsian.
"Bantuan yang kami serahkan ini merupakan bentuk prihatin dari Pengadilan Tinggi Manado dan Pengadilan Negeri lainnya di Sulut. Tak banyak uang tunai yang kami salurkan namun semoga dapat meringankan beban warga terdampak bencana," ungkap Ketua Pengadilan Tinggi Manado pada Kamis, 2 Februari 2023.
Baca Juga: Sehari Diguyur Hujan, 3 Kecamatan di Bolmut Terendam Banjir, Ini Daftarnya
Selain mengucap prihatin atas musibah tersebut. Lexsy berharap warga di Kota Manado yang terdampak bencana dan longsor diberikan ketabahan dan kesabaran.
Baca Juga: Ini Alasan Jaksa Tolak Pledoi Bharada Richard Eliezer
Sementara itu, Andi Khairun Bongkang mengucap sukur dan terima kasih atas bantuan yang disalurkan Ketua Pengadilan Tinggi Manado Lexsy Mamonto tersebut.
“Atas nama masyarakat, saya mengucapkan terima kasih pada Ketua Pengadilan Tinggi Manado Pak Lexsy Mamonto yang sudah menyambangi dan membantu kami. Apa yang diberikan sangat membantu warga di sini yang terdampak bencana banjir,” ungkap warga Mahawu tersebut.
Artikel Terkait
Menuju Final Road To UFC, Doa dan Support Ibu Dengan Logat Medan Iringi Jeka Saragih
Tak Banyak Yang Tahu! Begini Cara Keluar Dari Grup WA Tanpa Ketahuan
Bukan Ilmu Pelet! Berikut 8 Cara Untuk Memikat Hati Wanita Dengan Cara Elegan
Ini Alasan Kenapa Vape Lebih Berbahaya Dari Rokok Biasa
Beredar Video Penculikan Anak di Warembungan Minahasa, Benarkah? Begini Penjelasan Kabid Humas Polda Sulut