Bupati juga meminta Camat Petasia Timur dan para kepala desa mengumpulkan warganya untuk memberikan pengarahan agar tidak terpancing dengan provokasi yang dilakukan oknum-oknum yang ingin merusak persatuan dan kesatuan serta situasi harmonis yang telah terjalin di masyarakat selama ini.
Kerusuhan yang terjadi di lingkungan PT. GNI tersebut dilaporkan menimbulkan dua orang korban jiwa (meninggal dunia), seorang TKI dan seorang TKA serta kerugian material yang cukup besar.
Dilaporkan pula terjadi penjarahan di asrama putri TKI serta pembakaran asset perusahaan.
Sekitar 70 orang telah ditahan kepolisian untuk diusut tuntas aksi anarkis tersebut.***
Artikel Terkait
Tahukah Kamu? Ternyata Titik Nol Terselatan Indonesia Berada di Daerah ini: Diresmikan Mendes PDTT
Viral! Netizen Bagikan Tutorial Bikin Kalender 2023, Ada Photo Puan Dihilangkan
Jelang Pemilu PPP Ubah Logo Partai, Kader Wajib Tahu Maknanya
Ricuh Antara Karyawan Indonesia dan China di Morowali Utara, Tiga Orang Meninggal Dunia
Menangis! Arif Rachman: Keluarga Saya Takut, gak Apa-apa Anak-Anak?: Ajudannya saja bisa Disuruh Dibunuh
Babak Baru! Ferdy Sambo Cs Masuk di Pembacaan Tuntutan, Berikut Jadwal Lengkapnya
Breaking News! ini Jumlah Korban Kericuhan Karyawan China dan Karyawan Indonesia di PT GNI Morowali
Berawal Dari Aksi Mogok Kerja, Karyawan PT GNI Bentrok. Pekerja Indonesia Vs TKA
Astaga! Ternyata Begini Kronologis Kerusuhan Karyawan Indonesia dan China di Morut
Viral Kerusuhan Karyawan di PT GNI Morut Sulteng, Begini Pernyataan Pihak Polda Sulteng