sulut

Ibu-ibu Alami Trauma, Mahasiswa dan Warga Lari ke Hutan Pasca Bentrok Petani Kalasey Dua Minahasa dan Aparat

Selasa, 8 November 2022 | 12:47 WIB
Bentrok petani desa Kalasey dua Minahasa dengan aparat keamanan

SULUTZONE - Sejumlah ibu-ibu petani Kalasey Dua Minahasa mengalami trauma pasca bentrok dengan aparat keamanan.

Selain itu, Mahasiswa dan sejumlah warga lari ke hutan dan belum bisa terkonfirmasi.

Diketahui, bentrok antara petani Kalasey Dua Minahasa dan Aparat keamanan mengakibatkan jatuh korban luka-luka terhadap warga.

Namun, warga, petani dan mahasiswa yang ditahan di Mapolresta Manado telah dibebaskan kemarin malam.

Baca Juga: Momen Langka, ART Susi Peluk Putri Candrawathi di Ruang Sidang

Pasca bentrok, pihak LBH Manado melalui Frank T Kahiking mengungkapkan bahwa saat ini ibu-ibu yang melihat dan terlibat dalam bentrok dengan aparat Kepolisian mengalami trauma.

"Kondisi warga saat ini khususnya ibu-ibu mengalami trauma yang tentunya harus mendapatkan perhatian dari berbagai pihak," ucap Kahiking.

Terinformasi, perjuangan petani Kalasey Dua Minahasa yaitu mempertahankan hak tanah yang diduga milik petani sejak lama.

Baca Juga: Covid -19 di Tanah Air Melaju Naik, Kegiatan Dibatasi Kembali

Berikut ini tuntutan masyarakat petani di Desa Kalasey Dua Minahasa.
Kami menuntut:


1. Hentikan Penggusuran Paksa di Desa Kalasey Dua, Minahasa;
2. Tarik Aparat Kepolisian dan hentikan  intimidasi kepada petani, mahasiswa, dan pendamping hukum;
3. Bebaskan petani, mahasiswa dan PBH LBH Manado yang ditangkap dan dibawa ke Polresta Manado. ***

Tags

Terkini

Sulawesi Utara Siapkan Masa Depan Melalui Literasi

Selasa, 6 Oktober 2026 | 11:04 WIB