RINGKASAN BERITA
-
Gubernur Serahkan Nota Dinas: Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK) menyerahkan SK Nota Dinas Plt Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) kepada Mohammad Aditya Pontoh di Aula Mapalus, Manado, Rabu (23/9/2026).
-
Buntut Kasus Hukum KPK: Penunjukan Aditya Pontoh dilakukan setelah Bupati Bolmut Sirajudin Lasena resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan KPK pasca-OTT terkait dugaan fee proyek Dinas PUTR Bolmut.
-
Sosok Aditya Pontoh: Aditya merupakan Wakil Bupati Bolmut periode 2025–2030, mantan ASN Pemkab Bolmut (2014–2022), politisi PPP, serta putra dari mantan Bupati Bolmut Depri Pontoh.
-
Jamin Roda Pemerintahan: Penyerahan tugas Plt ini memastikan pelayanan publik dan jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Bolmut tetap berjalan kondusif.
MANADO — Jalur kepemimpinan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) resmi berganti. Wakil Bupati Bolmut, Mohammad Aditya Pontoh, S.IP., resmi ditunjuk untuk mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bolmut.
Mandat penunjukan tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Nota Dinas yang diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK), di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Manado, pada Rabu (23/9/2026).
Langkah cepat Pemprov Sulut dalam menunjuk Plt Bupati dilakukan guna menjamin kepastian jalannya roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Bolmut. Penunjukan ini merespons penetapan tersangka dan penahanan terhadap Bupati Bolmut, Sirajudin Lasena, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta pada Senin (21/9/2026).
Profil dan Rekam Jejak Aditya Pontoh
Mohammad Aditya Pontoh bukanlah figur asing dalam panggung birokrasi maupun politik di Bolaang Mongondow Utara. Lahir di Kotamobagu pada 13 Maret 1990, Aditya merupakan putra dari mantan Bupati Bolmut dua periode, Depri Pontoh.
Alumnus Sarjana Ilmu Politik (S.IP) Universitas Sam Ratulangi Manado kelulusan 2011 ini memiliki rekam jejak yang matang di birokrasi. Ia tercatat pernah mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bolmut selama delapan tahun, sejak 2014 hingga 2022.
Memilih mengundurkan diri dari ASN untuk terjun ke dunia politik, Aditya kemudian bergabung bersama Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PPP Bolmut Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) periode 2021–2025. Di dunia kepemudaan, ia juga aktif memimpin organisasi sebagai Korcam KNPI Bolangitang Barat dan Ketua KPMI Bolmong Utara.
Pada Pilkada 2024 lalu, Aditya berpasangan dengan Sirajudin Lasena dan berhasil memenangkan kontestasi dengan raihan 18.479 suara (34,69%). Pasangan ini kemudian resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 untuk periode masa bakti 2025–2030.
Melalui penyerahan SK Nota Dinas oleh Gubernur YSK ini, Aditya Pontoh kini memegang kendali penuh atas jalannya pemerintahan di Kabupaten Bolmut guna mengawal program-program pembangunan daerah agar tetap berjalan optimal dan kondusif.
***/Dede