sulut

Talaud Go International, Bupati Welly Titah Jajaki Kerja Sama Ekspor Perikanan dengan Filipina

Minggu, 19 April 2026 | 11:00 WIB
Istimewa (Akun face book ( Pemda Kab. Kepl. Talaud))

MANADO, SULUTZONE.COM –  Kabupaten Kepulauan Talaud terus melakukan langkah progresif dalam memperluas data:text/mce-internal,textarea_content,Pemerintahjangkauan pasar komoditas unggulannya hingga ke mancanegara.
​Hal ini ditegaskan lewat kehadiran Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, bersama Wakil Bupati, Anisya G. Bambungan, SE, dalam pertemuan bilateral dengan jajaran Pemerintah Governor Generoso, Filipina. Pertemuan strategis ini berlangsung di Hotel Peninsula, Manado, pada Kamis (09/04/2026).


​Fokus Ekspor-Impor Hasil Perikanan
​Pembahasan utama dalam pertemuan tersebut adalah peluang kerja sama ekspor-impor hasil perikanan tangkap. Sebagaimana diketahui, sektor perikanan merupakan komoditas andalan dari Bumi Porodisa yang memiliki potensi besar untuk menembus pasar internasional.

Istimewa (Akun face book ( Pemda Kab. Kepl. Talaud))
Bupati Welly Titah melihat posisi geografis Talaud yang berbatasan langsung dengan Filipina sebagai sebuah keuntungan besar (strategic advantage) yang harus dimaksimalkan untuk memangkas jalur distribusi perdagangan antarnegara.


​Mendorong Kesejahteraan Masyarakat
​Melalui penjajakan kerja sama ini, diharapkan jalur perdagangan resmi antara Kabupaten Kepulauan Talaud dan Filipina dapat segera terbuka lebar. Tak hanya sektor perikanan, kerja sama ini juga membuka peluang bagi sektor potensial lainnya di masa depan.


​"Posisi geografis kita sangat strategis. Dengan adanya hubungan bilateral ini, kita ingin membuka akses pasar yang lebih luas bagi nelayan dan pelaku usaha di Talaud. Muara dari semua kerja sama ini adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar jajaran pimpinan daerah dalam pertemuan tersebut.

Istimewa (Akun face book ( Pemda Kab. Kepl. Talaud))
Sinergi Kawasan Perbatasan
​Langkah ini dinilai sebagai upaya konkret Pemerintah Daerah dalam mengimplementasikan konsep pembangunan dari pinggiran. Dengan terbukanya gerbang ekspor ke Filipina, Talaud diharapkan tidak lagi hanya menjadi penonton di kawasan perbatasan, melainkan menjadi pemain aktif dalam ekonomi regional Asia Tenggara.


​Pertemuan ini menjadi sinyal positif bagi kebangkitan ekonomi pesisir di beranda depan NKRI, sekaligus mempererat hubungan persaudaraan antara masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia dan Filipina.

Tags

Terkini