Talaud, sulutzone.com – Babinsa Koramil 08/Melonguane Kodim 1312/Talaud, Serda Niklas Tatawi melaksanakan kegiatan membantu masyarakat dalam rangka pembuatan pagar gereja mahanaim di Desa Tule, kecamatan Melonguane timur Kabupaten Kepulauan Talaud pada Sabtu, (18/04/2026).
Keikutsertaan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen TNI AD untuk selalu hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaannya. Serda Niklas Tatawi mengatakan bahwa keberadaannya bersama masyarakat bertujuan memperkuat hubungan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Sebagai Babinsa, kami hadir untuk menjadi solusi bagi setiap kesulitan warga. Melalui kerja ini, kami berharap dapat meringankan beban keluarga dan mempercepat proses pembuatan pagar gereja
“Kehadiran Babinsa bukan hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berada di tengah-tengah masyarakat untuk membantu secara langsung. Semoga kerja sama ini terus terpelihara demi terciptanya hubungan harmonis antara TNI dan rakyat,
Warga Desa Tule menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan Babinsa yang dinilai sangat membantu, terutama dalam pekerjaan yang membutuhkan tenaga tambahan.
Kerja tersebut semakin mempererat kebersamaan dan menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat.
Artikel Terkait
Franky Ngongoloy Dipercaya Jabat Sekdis PPPA, Dari Camat Ratahan Timur ke Tugas Lebih Besar
Kabar Gembira! Jaringan Internet di Talaud Tetap Stabil Meski Ada Perbaikan Kabel Laut Tahuna-Melonguane
Langkah Awal Penuh Aksi, Wanda Rewah Door to Door Sebelum Daftar Pilhut Amongena Satu
Babinsa Koramil 1312-04/Rainis, Serma Yance Maapanawang Pantau Pendistribusian MBG
Bina Kekompakan TNI-Rakyat Babinsa Bantu Warga Di desa Binaan
Babinsa Bersama Masyarakat Desa Dampulis Melaksanakan Karya Bhakti
Bangun sinergitas Babinsa Koramil 1312-03/Beo Laksanakan Komsos Bersama Perangkat Desa Tarohan
Ombak Tinggi Terjang Pantai Maelang Bolmong, Warga Panik Menjauh dari Pesisir
Jendry Wowor Resmi Mendaftar, Siap Lanjutkan Pengabdian untuk Desa Koyawas
Tangis Suster Natalia Pecah, Tuntut Dana Umat Rp28 Miliar Dikembalikan