Tegas! Gubernur Yulius Selvanus Warning Kepsek se-Sulut: "Jangan Tutupi Kasus Demi Nama Baik"

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Selasa, 21 Juli 2026 | 20:28 WIB
Yulius Selvanus Beri Instruksi ke Kepsek SMA/SMK se-Sulut (Dok. Istimewa)
Yulius Selvanus Beri Instruksi ke Kepsek SMA/SMK se-Sulut (Dok. Istimewa)

MANADO, SULUTZONE.COM – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, mengumpulkan seluruh Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SLB se-Sulawesi Utara dalam agenda pengarahan strategis pendidikan daerah. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur memberikan apresiasi sekaligus instruksi tegas terkait tata kelola sekolah, perlindungan siswa, hingga penanganan ancaman era digital.

Gubernur Yulius Selvanus mengawali pengarahannya dengan menyampaikan apresiasi tertinggi kepada para kepala sekolah dan tenaga pendidik atas suksesnya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, komitmen guru dalam menghadirkan masa transisi yang humanis, ramah anak, serta bebas dari tekanan fisik maupun psikologis patut dipertahankan.

Meski demikian, Gubernur memberikan penekanan keras terkait keselamatan dan kenyamanan lingkungan belajar. Pihaknya menegaskan komitmen mutlak tanpa kompromi mengenai Zero Bullying (nol toleransi terhadap perundungan) di seluruh satuan pendidikan di Sulawesi Utara.

"Saya instruksikan aktivasi penuh Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di setiap sekolah. Saya melarang keras kepala sekolah menutupi kasus kekerasan hanya demi menjaga nama baik sekolah secara semu. Masalah harus diselesaikan secara transparan, adil, dan sepenuhnya berpihak pada korban," tegas Yulius Selvanus.

Gubernur juga menepis anggapan bahwa kepala sekolah sekadar petugas administrasi di balik meja. Kepala sekolah ditegaskan sebagai motor penggerak utama mutu pendidikan daerah yang dituntut memiliki profesionalitas dan integritas tinggi. Hal ini mencakup tata kelola anggaran sekolah (dana BOS dan BOSDA) agar transparan, akuntabel, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan.

Selain itu, para kepala sekolah diwajibkan peka terhadap lingkungan sekitar guna memastikan tidak ada anak usia sekolah yang terpaksa berhenti sekolah demi mencapai target Zero Drop-Out.

Menyinggung program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Provinsi Sulut menyatakan komitmen penuh untuk mendukung program tersebut demi mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. Kepala sekolah diminta aktif berkoordinasi dengan penyedia, memfasilitasi kelancaran distribusi secara higienis, serta memanfaatkan momen tersebut untuk membangun karakter kedisiplinan siswa.

Di era digital tanpa filter, sekolah diminta berdiri sebagai benteng pertahanan karakter siswa. Langkah preventif harus diambil untuk melindungi peserta didik dari ancaman judi online, pinjaman online (pinjol) ilegal, narkoba, hingga dampak negatif gawai. Gubernur mendorong optimalisasi peran Guru BK serta menghidupkan kembali kearifan lokal seperti Sitou Timou Tumou Tou (manusia hidup untuk memanusiakan orang lain) dan Torang Samua Basudara.

Khusus penguatan sektor kejuruan dan inklusi, Kepala SMK diinstruksikan memperkuat kemitraan strategis (link and match) dengan dunia usaha dan industri guna meningkatkan daya serap lulusan di pasar kerja nasional maupun global. Sedangkan Kepala SLB diwajibkan meningkatkan kualitas fasilitas ramah disabilitas demi menjamin hak pendidikan inklusif yang setara.

Mengakhiri pengarahannya, Gubernur Yulius Selvanus menyerukan prinsip kerja Satu Komando dan Mental Petarung.

"Seluruh kepala sekolah wajib bekerja loyal, patuh, dan tegak lurus pada arah kebijakan Pemprov Sulawesi Utara. Minta kepala sekolah miliki mental petarung: pantang menyerah menghadapi keterbatasan, kreatif melahirkan inovasi solusi di lapangan, dan jangan mudah mengeluh terhadap kendala operasional demi mencetak Generasi Emas Sulawesi Utara menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X